Untuk membuat suatu desain jaringan biasanya membutuhkan biaya yg cukup mahal,
Tapi tenang sekarang anda hanya memerlukan conneksi internet saja untuk mendownload sofware yang bernama Packet Tracer 5 (PT5), anda cukup mendownload dari link di bawah ini dan lakukan langkah-langkah installasinya.
1. download PT5 ftp://200.87.198.196/software/Redes/PacketTracer-5/PacketTracer5_generic.tar.gz
2. ekstrak file yang sudah di download dengan perintah “tar jxvf PacketTracer5_generic.tar.gz -C /home/goesmvn/PT5″
3. setelah itu masuk ke direktory PT5 yang sudah di ekstrak “cd /home/goesmvn/PT5“
4. kemudian jalankan perintah “./install” ikuti langkah - langkahnya
5. Setelah terinstall, anda cukup mengetik “packettracer“ di terminal untuk menjalakan program PT5
6. selamat mencoba NB : pastikan anda melakukan perintah di atas dalam terminal
Sumber : goesmvn.oggix.org
Selengkapnya...
Desain Jaringan dengan Packet Tracer-5
Jumat, 02 Januari 2009
Diposting oleh Rahditya Surya Pranata di 21.34 0 komentar
Label: Tugas
Mebuat Server pada Debian
Server adalah suatu komputer yang menjadi pengelola dan pusat bagi komputer lainnya. Oleh karena itu komputer server haruslah memiliki spesifikasi yang lebih tinggi dari pada client-clientnya. Selain itu server memiliki macam-macam jenis, yaitu diantaranya :
1. Samba server
2. FTP server
3. DNS server
4. Web Server
5. Mail server
6. Proxy Server
-------------------------------------------------------------------------------------
1. Samba Server Di Debian
-------------------------------------------------------------------------------------
Dalam membangun jaringan kombinasi sistem operasi windows dengan linux, Samba merupakan layanan yang paling populer.
Pada umumnya Samba digunakan untuk membangun suatu jaringan di mana komputer-komputer yang menjadi anggota jaringan tersebut
digunakan untuk berbagi pakai(sharing) berbagai sumber daya yang dimilikinya, misal media penyimpanan data dan printer.
Artikel mengenai jaringan kombinasi Linux dan Windows secara Peer To Peer penulis berikan, karena jaringan Peer To Peer relatif sederhana dan mudah dipraktekkan.
Pada dasarnya Samba diciptakan untuk menjembatani protokol yang berbeda anta Linux dengan Windows ketika membangun sebuah jaringan.
Kebanyakan sistem operasi berbasis UNIX, termasuk Linux, menggunakan protokol TCP/IP dalam membangun jaringan. Windows sendiri juga mendukung penggunaan protokol TCP/IP.
Namun dalam membangun jaringan sesama Windows untuk keperluan sharing data atau printer, Windows menggunakan protokol lain yang disebut Server Message Block atau disingkat SMB.
Nah..pasti anda bisa mengira-ngira, mungkin dari kata inilah Samba berasal.
Protokol SMB menggunakan antarmuka jaringan yang disebut dengan Network Basic Input Output System(NetBIOS).
NetBIOS memungkinkan pengguna Windows untuk mengakses media penyimpanan atau printer pada komputer lain seolah-olah perangkat tersebut ada pada komputernya sendiri.
Dengan pola pikir sharing perangkat menggunakan protokol SMB tersebut, Andrew Tridgel menciptakan Samba.
Samba memungkinkan pengguna sistem operasi UNIX/Linux melakukan sharing media penyimpanan data dan printer dengan Windows.
#Instalasi Samba :
Install paket samba untuk versi yang terbaru
#apt-get install samba
Mengedit script smb.conf
#pico /etc/samba/smb.conf
#=================== Global Settings ====================
[global]
workgroup = kel7 —-> nama workgroup yang muncul nantinya
server string = %h server
dns proxy = no
interfaces = 192.168.2.1/8 eth0 —> eth0 merupakan LANcard,bisa diganti menurut medianya
bind interfaces only = true
log file = /var/log/samba/log.%m
max log size = 1000
syslog = 0
panic action = /usr/share/samba/panic-action %d
###### Authentication #######
security = user —> hanya untuk user yang terdaftar.
encrypt passwords = true
passdb backend = tdbsam
obey pam restrictions = yes
passwd program = /usr/bin/passwd %u
passwd chat = *EntersnewsUNIXspassword:* %nn *RetypesnewsUNIXspassword:* %nn *passwordsupdatedssuccessfully* .
#==================== Share Definitions ====================
[data] —> menentukan nama filesharing
path = /media/repo/ —> path tempat folder dishare
guest ol = no - —> akses guest ditolak, untuk menghidupkan ganti dengan yes
browseable = yes —> bisa dibrowsing
read-only = no —> read-only memiliki opsi yes atau no
valid-users = kel7, root —-> list user yang memiliki akses
writeable = yes —> bisa ditulis.
create mask = 700 —-> hak membuat file
directory mask = 700 —-> hak membuat direktori
[my data]
path = /media/
guest ol = yes
browsable = yes
read-only = no
writeable = yes
valid users = kel7,root
[printers]
comment = All Printers
browseable = no
path = /var/spool/samba
printable = yes
public = no
writable = no
create mode = 0700
# Sharing Printer Windows clients look for this share name as a source of downloadable
[print$]
comment = Printer Drivers
path = /var/lib/samba/printers
browseable = yes
read only = yes
writable = yes
guest ok = no —-> guest dilarang masuk
write list = root, @ntadmin
# Sharing CD-ROM with others.
[cdrom]
comment = Samba server’s CD-ROM
writable = no
locking = no
path = /cdrom
public = yes —-> public berarti bebas dipakai oleh siapa saja
# Merestart daemon Samba
#/etc/init.d/samba restart
-------------------------------------------------------------------------------------
2.FTP server di Debian
-------------------------------------------------------------------------------------
File Transfer Protokol (FTP) adalah suatu protokol yang berfungsi untuk tukar-menukar file dalam suatu network yang mensupport TCP/IP protokol. Dua hal penting yang ada dalam FTP adalah FTP server dan FTP Client. FTP server menjalankan software yang digunakan untuk tukar menukar file, yang selalu siap memberian layanan FTP apabila mendapat request dari FTP client. FTP client adalah komputer yang merequest koneksi ke FTP server untuk tujuan tukar menukar file (mengupload atau mendownload file).Tujuan FTP server adalah sebagai berikut :
1. Untuk men-sharing data.
2. Untuk menyediakan indirect atau implicit remote computer.
3. Untuk menyediakan teempat penyimpanan bagi user.
4. Untuk menyediakan transfer data yang reliable dan efisien.
FTP sebenarnya cara yang tidak aman untuk mentransfer file karena file tersebut ditransfer tanpa melalui enkripsi terlebih dahulu tetapi melalui clear text. Mode text yang dipakai untuk transfer data adalah format ASCII atau format Binary. Secara default, ftp menggunakan mode ASCII untuk transfer data. Karena pengirimannya tanpa enkripsi, maka username, password, data yang ditransfer, maupun perintah yang dikirim dapat di sniffing oleh orang dengan menggunakan protocol analyzer (Sniffer). Solusi yang digunakan adalah dengan menggunakan SFTP (SSH FTP) yaitu FTP yang berbasis pada SSH atau menggunakan FTPS (FTP over SSL) sehingga data yang dikirim terlebih dahulu dienkripsi (dikodekan).
FTP biasanya menggunakan dua buah port yaitu port 20 dan 21 dan berjalan exclusively melalui TCP. FTP server Listen pada port 21 untuk incoming connection dari FTP client. Biasanya port 21 untuk command port dan port 20 untuk data port. Pada FTP server, terdapat 2 mode koneksi yaitu aktif mode dan pasif mode.
untuk penggunaan ftp itu kita bisa download sendiri softwarenya atau langsung saja melalui comment. biasanya aplikasi yang saya pake untuk upload dan download adalah WsFtp_LE, kenapa saya menggunakan aplikasi itu karena aplikasi itu cukup simpel dan ringan buat di gunakan. jadi walaupun kita punya komputer yang minimum tapi kita akan ringan untuk menjalankannya.
kalau cara penggunaan software wsftp saya rasa cukup simpel anda tinggal login dan terus di lanjutkan denga me-drag file yang mana yang mau anda upload atau download.
ada lagi kita bisa menggunakan ftp lewat comment yang default biasanya ada di windows. untuk langkah-langkah penggunaannya adalah. kita masuk ke menu Start–>>Run, terus ketikan command, kemudian anda tentukan folder tempat file yang mau anda upload atau di mana tempat kita menaruh file yang mau kita download.
setelah masuk ke folder yang di maksud kemudian anda ketikan ftp , sebagai contoh ftp deden.net dan kemudian dia akan conect ke server yang kita tuju sama seperti yang lainnya kita juga harus memasukan user dan password ftp kita. setelah anda masuk maka anda akan masuk ke menu home ftp kita.anda bisa melihat isi dari home tersebut dengan perintah ls maka kemudian akan muncul rincian file dan folder yang kita miliki. kalau anda mau masuk ke folder lain. sama sepeti biasa-biasanya yaitu dengan memasukan perintah cd sebagai contoh adalah cd public_html. setelah anda masuk ke folder yang kita tuju maka kita bisa langsung saja upload atau download. untuk perintah-perintahnya kalau anda belum tau maka anda tinggal masukan saja tanda “?” sebagai contoh ftp> ? maka akan muncul lish-lish perintah-perintah yang bisa di gunakan di sini. untuk upload file sendiri mengguanakan perintah PUT sebagai contoh ftp>put deden.jpg maka akan langsung file tersebut di upload dari komputer kita ke server. atau anda juga bisa download file yang ada di server ke komputer kita dengan menggunakan perintah get sebagai contoh ftp>get deden.jpg maka file tersebuat akan di copy dari server ke komputer kita. kalau anda telah selesai dengan semua proses maka anda dapat menutup atau keluar dari layanan ftp dengan menggunakan perintah bye.
# Instalasi FTP server
Sebelum memulai mengkonfigurasi install terlebih dahulu vsftpd di mesin anda. Untuk pengguna debian/ubuntu silahkan ketikkan kata sakti di terminal anda
apt-get install vsftpd
Setelah terinstall baru kita lakukan konfigurasi. File konfigurasi vsftpd di debian/ubuntu ada di /etc/vsftpd.conf, silahkan buka dengan editor teks favorit anda. Nah, disini saya copy-paste (salin-tempel) saja konfigurasi vsftpd saya yang memungkinkan user anonymous dan non-anonymous bisa login bersamaan.
# Run standalone? vsftpd can run either from an inetd or as a standalone
# daemon started from an initscript.
listen=YES
# Allow anonymous FTP? (Beware - allowed by default if you comment this out).
anonymous_enable=YES
# Uncomment this to allow local users to log in.
local_enable=YES
# Uncomment this to enable any form of FTP write command.
write_enable=YES
# Default umask for local users is 077. You may wish to change this to 022,
# if your users expect that (022 is used by most other ftpd's)
local_umask=022
# Activate directory messages - messages given to remote users when they
# go into a certain directory.
dirmessage_enable=YES
# Activate logging of uploads/downloads.
xferlog_enable=YES
# Make sure PORT transfer connections originate from port 20 (ftp-data).
connect_from_port_20=YES
anon_root=/media/ftp
Kurang lebih seperti itu file konfigurasi vsftpd saya. Opsi anon_root untuk mendeklarasikan folder chroot untuk user anonymous. Selebihnya silahkan disesuaikan.
Sumber : http://nugrahadi.pramono.info/2008/07/17/ftp-server-di-debian-menggunakan-vsftpd/
-------------------------------------------------------------------------------------
3. DNS Server di Debian
-------------------------------------------------------------------------------------
Sebelum membuat DNS server kita harus terlebih dahulu memounting cdrom dengan cara seperti dibawah ini:
# mount /dev/hda /media/cdrom
Setelah memounting cdrom kita harus terlebih dahulu menginstall BIND9.dan hal ini dapat dilakukan dengan 2 cara sbb :
1. # Aptitude [enter]
lalu kita pilih Not installed packges
lalu tekan untuk melakukan pencarian dan ketikkan BIND9
2.ketikkan
# apt-get install BIND9
# cd /etc/bind
# pico named.conf
lalu tepat dibawah perintah ini anad harus menambahkan perintah yang dicetak tebal
zone “127.in-addr.arpa” {
type master;
file “/etc/bind/db.127”;
};
zone “debian.com.” {
type master;
file “/var/cache/bind/db.debian”; [ lokasi penyimpanan ]
zone “192.in-addr.arpa” {
type master;
file “/var/cache/bind/db.192”;
};
setelah selesai mengedit file lalu save [CTRL] + [x] – Y
lalu copydb.127dan db.local menjadi db.192 dan db.debian kemudian pindahkan dengan cara
#cp db.127 db.192
#mv db.192 /var/cache/bind/
#cp db.local db.debian
#mv db.debian /var/cache/bind/
setelah itu kita edit db.192 dengan cara
#pico db.192 (enter)
$TTL 604800
@ IN SOA debian.com. root.debian.com
1 ; serial
604800 ; refresh
86400 ; retry
2419200 ; expire
604800 ; negative cache TTL
;
@ IN NS debian.com
1.5.168 IN PTR debian.com
www IN PTR debian.com
setelah selesai mengedit file lalu save [CTRL] + [x] – Y
setelah itu kita edit db.debian dengan cara
#pico db.debian (enter)
$TTL 604800
@ IN SOA debian.com. root.debian.com
2 ; serial
604800 ; refresh
86400 ; retry
2419200 ; expire
604800 ; negative cache TTL
;
@ IN NS debian.com
@ IN A 192.168.5.1
www IN A 192.168.5.1
setelah selesai mengedit file lalu save [CTRL] + [x] – Y
catt: untuk ip dan alamat web site anda boleh menggunakan yang lainya tidak tergantung pada tuliasan diatas
kemudian restart bind9 dengan perintah
#/etc/init.d/bind9 restart
jika setelah dienter tidak ada failed makam kemungkinan anda berhasil untuk memastikan ping kealamat yang tadi
#ping www.debian.com
-------------------------------------------------------------------------------------
4. Web Server di Debian
-------------------------------------------------------------------------------------
Linux merupakan SO yang stabil dan banyak digunakan untuk keperluan webserver. teknologi yang banyak digunakan dalam membangun web server adalah LAMP (linux,apache,mysql, dan php)
INSTALASI
1. bertindak sebagai root
2. instal webserver apache2
debian:~# apt-get install apache2
Reading package lists… Done
Building dependency tree… Done
The following extra packages will be installed:
apache2-mpm-worker apache2-utils apache2.2-common libapr1 libaprutil1 libpq4
libsqlite3-0
The following NEW packages will be installed:
apache2 apache2-mpm-worker apache2-utils apache2.2-common libapr1
libaprutil1 libpq4 libsqlite3-0
0 upgraded, 8 newly installed, 0 to remove and 0 not upgraded.
Need to get 2428kB of archives.
After unpacking 6300kB of additional disk space will be used.
Do you want to continue [Y/n]?
y
Get:1 http://kambing.ui.edu stable/main libapr1 1.2.7-8.2 [109kB]
Get:2 http://kambing.ui.edu stable/main libpq4 8.1.13-0etch1 [284kB]
Get:3 http://kambing.ui.edu stable/main libsqlite3-0 3.3.8-1.1 [194kB]
Get:4 http://kambing.ui.edu stable/main libaprutil1 1.2.7+dfsg-2 [68.5kB]
Get:5 http://kambing.ui.edu stable/main apache2-utils 2.2.3-4+etch6 [344kB
3. setelah apache terinstal. buktikan dengan membuka web browser dan buka halaman
http://localhost,
atau jika dns sudah terinstal sebelumnya anda dapat menuliskan alamat webnya contoh
http://www.debianmaros.org,
dan akan terlihat tampilan berikut :
3. anda dapat melihat file-file web dalam folder /var/www/apache2-default
4. instal php5
debian:~# apt-get install php5
5. buatlah file baru dengan nama cobacoba.php
debian:~# nano /var/www/cobacoba.php
6. tuliskan kalimat berikut di dalamnya
7. jalankan web browser, dan buka halaman web anda
http://www.debianmaros.org/cobacoba.php
8. instal php5-mysql
debian:~# apt-get install php5-mysql
Reading package lists... Done
Building dependency tree... Done
The following extra packages will be installed:
libmysqlclient15off mysql-common
The following NEW packages will be installed:
libmysqlclient15off mysql-common php5-mysql
0 upgraded, 3 newly installed, 0 to remove and 0 not upgraded.
Need to get 1911kB of archives.
After unpacking 4289kB of additional disk space will be used.
Do you want to continue [Y/n]?
y
Get:1 http://kambing.ui.edu stable/main mysql-common 5.0.32-7etch6 [54.2kB]
Get:2 http://kambing.ui.edu stable/main libmysqlclient15off 5.0.32-7etch6 [1792k
9. instal mysql-server
debian:~# apt-get install mysql-server
Reading package lists... Done
Building dependency tree... Done
The following extra packages will be installed:
libdbd-mysql-perl libdbi-perl libnet-daemon-perl libplrpc-perl
mysql-client-5.0 mysql-server-5.0
Suggested packages:
dbishell libcompress-zlib-perl tinyca
The following NEW packages will be installed:
libdbd-mysql-perl libdbi-perl libnet-daemon-perl libplrpc-perl
mysql-client-5.0 mysql-server mysql-server-5.0
0 upgraded, 7 newly installed, 0 to remove and 0 not upgraded.
Need to get 33.4MB of archives.
After unpacking 86.9MB of additional disk space will be used.
Do you want to continue [Y/n]?
y
Get:1 http://kambing.ui.edu stable/main libnet-daemon-perl 0.38-1.1 [45.8kB]
Get:2 http://kambing.ui.edu stable/main libplrpc-perl 0.2017-1.1 [34.9kB]
Get:3 http://kambing.ui.edu stable/main libdbi-perl 1.53-1etch1 [676kB]
10. buat password untuk mysql
debian:~# mysqladmin -u root password
Passwordmu
11. konfigurasi file php.ini dengan mengetikkan
#nano /etc/php5/apache2/php.ini
12. carilah baris ; extension=mysql.so, …..(pake ctrl+w) untuk search kalimat, lalu ketik mysql.so ……..hilangkan tanda titik koma (;) didepannya hingga menjadi extension=mysql.so
13. restart apache
debian:~# /etc/init.d/apache2 restart
14. jika mysql telah terinstal, lakukan pengetesan dengan masuk ke mysql
debian:~# mysql -u root -p
Enter password:
Welcome to the MySQL monitor. Commands end with ; or \g.
Your MySQL connection id is 10
Server version: 5.0.32-Debian_7etch6-log Debian etch distribution
Type ‘help;’ or ‘\h’ for help. Type ‘\c’ to clear the buffer.
mysql>
15. instal phpmyadmin
debian:~# apt-get install phpmyadmin
Reading package lists… Done
Building dependency tree… Done
Recommended packages:
php5-mcrypt php4-mcrypt php5-gd php4-gd
The following NEW packages will be installed:
phpmyadmin
0 upgraded, 1 newly installed, 0 to remove and 0 not upgraded.
Need to get 3608kB of archives.
After unpacking 14.1MB of additional disk space will be used.
Get:1 http://kambing.ui.edu stable/main phpmyadmin 4:2.9.1.1-8 [3608kB]
16. konfigurasi file apache2.conf
debian:~# nano /etc/apache2/apache2.conf
17. pada file apache2.conf tsb, buat sebuah alias baru bernama “phpmyadmin” dan diarahkan ke /usr/share/phpmyadmin dengan menggunakan kode
Alias /phpmyadmin “/usr/share/phpmyadmin/”
Options Indexes MultiViews
AllowOverride None
order allow,deny
Allow from all
18. aksek phpmyadmin melalui web browser dengan mengetikkan pada halaman web
http://www.debianmaros.org/phpmyadmin/index.php
19. tuliskan user dan passwordnya sehingga akan muncul tampilan berikut :
-------------------------------------------------------------------------------------
5. Mail Server di Debian Woody
-------------------------------------------------------------------------------------
Instalasi Mailserver pada Debian Woody
Panduan ini ditujukan sebagai tutorial kecil-kecilan pembuatan email server dengan memanfaatkan paket-paket yang tersedia pada Debian Woody. Dokumen ini (mencoba) menjelaskan cara instalasi qmail (+patch), vpopmail, courier-imap, squirrellmail, clamav dan beberapa konfigurasi yang diperlukan.
1. Instalasi Qmail
Debian Woody menyediakan paket qmail-src yang berisi source code qmail yang telah dilengkapi dengan build-script yang memudahkan anda dalam melakukan kompilasinya. Paket source qmail ini juga telah dilengkapi dengan patch QMAILQUEUE yang memungkinkan anda untuk mengubah isi queue sebelum suatu mail dikirimkan.
Selain qmail-src itu sendiri, qmail juga membutuhkan ucspi-tcp yang juga disertakan pada Debian Woody dengan nama paket ucspi-tcp-src. Paket ini bertugas sebagai TCP Server yang mengatur koneksi jaringan yang dilakukan oleh qmail.
Instalasi kedua paket di atas dapat dilakukan dengan cara:
root:~# apt-get install qmail-src uscpi-tcp-src
Setelah kedua paket di atas terinstall kita akan mengcompile ucspi-tcp terlebih dahulu, baru setelah itu kita melakukan kompilasi pada qmail.
root:~# build-ucspi-tcp
Anda akan diminta memasukkan direktori untuk melakukan kompilasi (defaultnya /tmp/ucspi-tcp). Ikuti perintah pada layar, dan setelah selesai anda akan mendapatkan file ucspi-tcp_0.88-5_i386.deb yang dapat langsung anda install.
root:~# dpkg -i /tmp/ucspi-tcp/ucspi-tcp_0.88-5_i386.deb
Ada beberapa patch yang diperlukan untuk membangun binary qmail yaitu:
1. qmail-1.03-maxrcpt.patch: Digunakan untuk membatasi jumlah penerima per email. RFC2821 menyatakan bahwa suatu MTA harus dapat menerima setidaknya 100 penerima untuk tiap mail, namun boleh juga bila kita tidak ingin menerimanya. Pembatasan ini berguna untuk mengurangi spam.
2. qmail-1.03-mfcheck.3.patch: Digunakan untuk menolak email bila domain pengirim tidak valid.
3. qmail-1.03-quotas-1.1.patch: Digunakan untuk menset “over quota” sebagai hard error. Tanpa patch ini, “over quota” pada alamat tujuan hanya menghasilkan soft error sehingga pesan akan secara terus menerus dikirimkan hingga umur maksimal pada queue tercapai.
4. qmail-date-localtime.patch: Berguna agar qmail menggunakan format date lokal pada header email yang dikirimkan.
5. qmail-smtpd-auth: Memaksa user untuk login sebelum mengirim email. Hal ini berguna untuk menghindari pengiriman email yang dilakukan oleh virus/worm.
Beberapa patch di atas telah digabung oleh John M. Simpson (jms1@spamcop.net) menjadi 1 patch yaitu qmail-1.03-jms1.4a.patch yang dapat didownload dari http://www.jms1.net/qmail/qmail-1.03-jms1.4a.patch.
Catatan: Pastikan bahwa sebelum proses kompilasi dimulai IP Address dan domain mailserver anda telah terdaftar pada Domain Name Server yang anda gunakan. Bila belum segera hubungi administrator jaringan anda, atau bila andalah administrator jaringannya segera tambahkan entry mailserver pada DNS.
Di sini diasumsukan bahwa patch yang sudah anda download berada pada direktori /tmp, dan kompilasi dilakukan pada direktori /tmp/qmail.
root:~# build-qmail
This script unpacks the qmail source into a directory, and
compiles it to produce a binary qmail*.deb file.
The directory where this is done will end up containing the source
and package files for the qmail binary package, along with a
directory containing the unpacked source.
Enter a directory where you would like to do this [/tmp/qmail]
dpkg-source: extracting qmail in qmail-1.03
dpkg-source: extracting qmail in qmail-1.03
Binary package qmail will be compiled now
If you want to apply a custom patch, switch to another console and do it now
This can take long time, depending on your machine
Press ENTER to continue...
Jangan tekan ENTER, buka shell lagi, dan lakukan patch pada qmail.
root:~# cd /tmp/qmail/qmail-1.03
root:/tmp/qmail/qmail-1.03# patch -p1 < /tmp/qmail-1.03-jms1.4a.patch Anda akan mendapatkan beberapa error, betulkan dengan cara mengkopikan isi file Makefile.rej dan qmail-smtpd.c.rej secara manual (caranya? silakan tanya tetangga, atau tanya ke mbah google). Setelah anda membetulkannya tekan ENTER untuk memulai proses kompilasi. Setelah proses kompilasi selesai anda akan mendapatkan file /tmp/qmail/qmail_1.03-24_i386.deb pada direktori /tmp/qmail. File ini dapat langsung diinstall pada banyak komputer tanpa harus melakukan kompilasi ulang. root:~# dpkg -i /tmp/qmail/qmail_1.03-24_i386.deb Bila proses instalasi qmail gagal mendeteksi domain yang anda gunakan, isikan nama domain untuk mailserver anda pada file /var/qmail/control/me dengan cara mengedit file tersebut secara langsung atau dengan mengeksekusi perintah: root:~# echo “nama.domain.anda” > /var/qmail/control/me
Setelah instalasi selesai jangan lupa untuk memasukkan domain yang akan ditangani pada /var/qmail/control/rcpthosts. Hal ini ditujukan agar mailserver anda tidak menjadi mail server open relay yang dapat disalahgunakan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggugjawab.
Jangan lupa untuk memeriksa isi file /etc/tcp.smtp untuk menentukan network mana saja yang dapat menggunakan mailserver anda. Secara default, isi dari file ini adalah:
127.0.0.1:allow,RELAYCLIENT=”"
Anda dapat mengubah isi file itu menjadi:
127.0.0.1:allow,RELAYCLIENT=”"
[IP Network Anda]:allow,RELAYCLIENT=”"
:allow
Dengan konfigurasi semacam itu maka semua email yang berasal dari localhost dan dari network anda dapat menggunakan mailserver ini untuk mengirim email ke mana saja, sedangkan dari luar kedua network tersebut hanya dapat menggunakan mailserver ini untuk mengirimkan email ke alamat-alamat pada domain yang anda sebutkan pada /var/qmail/control/rcpthosts. Perbedaan dari kedua model perilaku ini ditentukan oleh RELAYCLIENT=”". Opsi variabel ini menyebabkan network yang menyandangnya mempunyai hak untuk menggunakan mailserver ini untuk mengirim email ke alamat apa pun (tidak hanya pada yang disebutkan pada /var/qmail/control/rcpthost).
Setelah anda mengubah isi /etc/tcp.smtp jangan lupa untuk membangun databasenya dengan menjalankan perintah:
root:~# tcprules /etc/tcp.smtp.cdb /etc/tcp.smtp.tmp < /etc/tcp.smtp Hal terakhir yang kini harus anda lakukan adalah mengubah perilaku penyimpanan qmail untuk menggunakan format Maildir. Qmail hasil kompilasi Debian tidak memerlukan supervise script dan daemontools melainkan mengunakan file /etc/init.d/qmail seperti halnya server lain yang terdapat pada Debian. Untuk itu anda dapat mengubah file tersebut pada bagian alias_empty=”|/usr/sbin/qmail-procmail” menjadi alias_empty=”./Maildir/”. Setting ini kira-kira terdapat pada baris ke-14 dan 15. Setelah itu anda dapat menjalankan (start)/menghentikan (stop) dan merestart qmail dengan perintah: root:~# /etc/init.d/qmail [start|stop|restart] Anda dapat mencoba mailserver baru anda dengan menggunakan telnet seperti yang digambarkan pada potongan program di bawah ini. root:~# telnet localhost 25 Trying 127.0.0.1... Connected to localhost. Escape character is '^]'. 220 exp1.its.ac.id ESMTP MAIL FROM:
250 ok
RCPT TO:
250 ok
DATA
354 go ahead
ketik pesan anda di sini
dan setelah selesai akhiri dengan tanda titik (.)
.
250 ok [angka aneh]
Bila anda mendapatkan jawaban seperti di atas itu berarti mailserver anda sudah berjalan dengan baik. Selamat! Silakan bikin kopi, minum dan istirahat sebentar, instalasi qmail telah selesai.
2. Instalasi Vpopmail
Vpopmail adalah suatu program yang memungkinkan sebuah mailserver menangani banyak domain dan banyak user tanpa harus membuat user entry pada /etc/passwd. Tiap domain dapat mempunyai satu account postmaster sendiri dengan password yang berbeda. Instalasi vpopmail tidak membuat kita harus mengubah setting pada qmail karena setting tersebut akan ditangani oleh proses instalasi vpopmail secara otomatis.
Selain untuk tujuan di atas, vpopmail juga menyertakan pop3 server yang memungkinkan kita untuk mendownload email-email yang ada di server ke mail client yang ada di komputer lokal anda, misal: Outlook Express atau Mozilla. Fasilitas ini membantu anda untuk menghindari penuhnya mailbox anda di mailserver, sehingga email yang dikirim untuk anda tidak akan bouncing.
Untuk menginstall paket ini anda tidak harus menginstall terlebih dahulu seperti pada instalasi qmail dan ucspi-tcp, namun dapat langsung menginstall dari .deb yang ada. Untuk dapat menginstall dengan menggunakan apt-get tambahkan baris berikut pada file /etc/apt/sources.list anda.
deb http://debian.its.ac.id/other woody vpopmail
Anda dapat memilih beberapa backend penyimpanan informasi username, di antaranya adalah:
1. cdb: Penyimpanan dilakukan dengan menggunakan file cdb.
2. mysql: Penyimpanan dilakukan dengan menggunakan database mysql.
3. lmysql: Sama dengan mysql namun dengan tambahan dukungan Large Site.
4. pgsql: Penyimpanan dilakukan dengan menggunakan database PostgreSQL.
5. oracle: Peyimpanan dilakukan dengan menggunakan database oracle.
Untuk menginstall vpopmail, ketik perintah di bawah ini. Nantinya, segala macam ketergantungan/dependencies akan ikut terinstall secara otomatis. Backend authentikasi yang secara default terinstall adalah cdb.
root:~# apt-get install vopomail-bin
Ada beberapa perintah dasar yang disediakan oleh vpopmail. Perintah-perintah ini adalah perintah dasar yang umum dipakai dalam manajemen suatu domain beserta user-user di dalamnya.
* vadddomain: digunakan untuk menambahkan virtual domain dan POSTMASTER domain tersebut.
* vadduser: digunakan untuk menambahkan user pada domain virtual.
* vpasswd: digunakan untuk mengubah password user pada domain virtual.
* vdeluser: digunakan untuk menghapus suatu user virtual domain.
* vdeldomain: digunakan untuk menghapus virtual domain.
root:~# vadddomain coba.domain.com
Please enter password for postmaster: *****
enter password again: *****
root:~# vadduser user1@coba.domain.com
Please enter password for user1@coba.domain.com: ****
enter password again: ****
Pada contoh di atas tampak bahwa domain coba.domain.com telah sukses dibuat dan kita juga telah membuat user baru untuk domain itu yakni user1@coba.domain.com.
3. Instalasi CourierIMAP
IMAP yang disediakan oleh CourierIMAP adalah IMAP versi 2. Layanan ini mirip dengan layanan yang disediakan oleh pop3, namun dengan menggunakan IMAP kita tidak harus memindahkan email pada mailserver ke komputer kita, namun kita tetap dapat membaca email melalui email client kesukaan kita.
Instalasi CourierIMAP cukup mudah, tambahkan baris berikut ini pada file /etc/apt/sources.list.
deb http://debian.its.ac.id/other woody courier
Instalasi dapat dilakukan dengan perintah:
root:~# apt-get install courier-imap
Courier IMAP mendukung beberapa modul authentikasi. Setting untuk penentuan modul ini terdapat pada file /etc/courier/imapd, pada bagian AUTHMODULES. Beberapa contoh metode authentikasi yang didukung adalah:
* authpam: Digunakan untuk validasi user menggunakan library PAM, jadi courier tidak melakukan authentikasi secara independen, melainkan dengan menggunakan library yang telah disediakan oleh PAM.
* authpwd: Digunakan untuk validasi user berdasarkan file /etc/passwd.
* authshadow: Persis seperti authpwd, namun password untuk user diambil dari /etc/shadow.
* authuserdb: Digunakan untuk validasi user berdasarkan database userdb.
* authvchkpw: Digunakan untuk validasi user dari vpopmail.
* authcram: Seperti pada authuserdb tetapi tidak secara langsung mengambil username dan password, melainkan melalui mekanisme “Challenge/Response Authentication Mechanism(CRAM)”.
* authmysql: Digunakan untuk validasi user yang disimpan pada database MySQL.
* authpgsql: Digunakan untuk validasi user yang disimpen pada database PostgreSQL.
* authldap: Digunakan untuk validasi user dari direktori LDAP.
Karena di sini kita menyimpan username dengan menggunakan vpopmail, maka authentikasi yang harus kita jalankan adalah authvchkpw. Dengan demikian pastikan bahwa pada file /etc/courier/imapd terdapat suatu baris yang berisi: AUTHMODULES=”authvchkpw”.
Banyak konfigurasi lain yang dapat anda lakukan. Anda dapat membaca file konfigurasi mulai awal sampai akhir. Pada tiap-tiap konfigurasi pasti ada suatu keterangan yang menyertainya, sehingga anda bisa membaca untuk mengetahui maksudnya.
Setelah konfigurasi selesai anda dapat menjalankan (start)/menghentikan (stop) dan merestart CourierIMAP dengan perintah:
root:~# /etc/init.d/courier-imap [start|stop|restart]
Setelah anda berhasil menginstall CourierIMAP, anda dapat mencobanya dengan telnet ke server IMAP dengan port 143. Sebagai contoh, bila anda telnet dari komputer yang sedang anda install, anda dapat menjalankan perintah seperti di bawah ini.
root:~# telnet localhost 443
Trying 127.0.0.1...
Connected to localhost.
Escape character is '^]'.
* OK Courier-IMAP ready. Copyright 1998-2002 Double Precision, Inc.
See COPYING for distribution information.
Bila anda telah mendapatkan jawaban seperti di atas, berarti server IMAP anda telah bekerja dengan baik.
4. Instalasi Antivirus (ClamAV)
ClamAV adalah salah satu antivirus opensource yang tujuan utamanya adalah untuk membersihkan/mengkarantina file-file yang terkena virus yang beredar melalui email. Untuk dapat menscan virus yang masuk ClamAV tidak bekerja sendiri, namun untuk dapat memeriksanya ClamAV butuh bantuan qmailscanner yang instalasinya akan dibahas pada bab selanjutnya.
Database virus ClamAV diperbarui secara rutin. Anda dapat melacak aktivitas proyek ini melalui website http://www.clamav.net/. Selain dengan cara mendownload manual, ClamAV juga mempunyai daemon yang bernama freshclam yang secara berkala mendownload database virus dari internet, jadi anda tidak perlu secara rutin melakukan pemeliharaan anti virus (Istilah keren dari dunia BSD: Install and forget it).
Sebelum anda menginstall ClamAV, tambahkan baris berikut ini pada file /etc/apt/sources.list.
deb http://debian.its.ac.id/other woody clamav
Untuk instalasinya gunakan perintah:
root:~# apt-get install clamav
Setelah instalasi selesai anda dapat meneruskan ke bagian selanjutnya. ClamAV tidak memerlukan konfigurasi apa pun.
5. Instalasi qmail-scanner
Qmail-scanner adalah program yang digunakan oleh ClamAV(atau anti virus apapun) untuk memeriksa virus dari qmail-queue (terutama attachment). Qmail-scanner memeriksa semua koneksi SMTP untuk tiap koneksi yang keluar/masuk server (tergantung konfigurasinya). Bila qmail-scanner menemukan virus maka email yang bervirus akan dikarantina.
Sesungguhnya qmail-scanner bukanlah suatu program. Qmail-scanner adalah perl script yang dijalankan oleh tcp-server untuk memeriksa virus pada qmail-queue. Qmail-scanner membutuhkan beberapa library tambahan dari perl yaitu perl-suid, libtime-hires-perl, serta beberapa program lain seperti tnef, razor, dan lainnya. Anda tidak perlu menginstall semua program itu secara manual karena saat instalasi qmail-scanner, program-program itu secara otomatis akan ikut terinstall. Untuk menginstall qmail-scanner anda dapat menjalankan perintah:
root:~# apt-get install qmail-scanner
Setelah instalasi selesai anda dapat melihat, dan bila perlu mengubah file /var/spool/qmailscan/quarantine-attachments.txt. File ini berisi definisi beberapa virus dan anda juga dapat mencegah adanya pengiriman beberapa jenis file, misal: .scr, .pif, dan sebagainya yang anda curigai biasa digunakan oleh virus untuk menyebarkan dirinya. Bila anda mengubah file tersebut anda harus menjalankan perintah
root:~# /usr/sbin/qmail-scanner-queue.pl -g
untuk mengupdate hasil pengubahan anda pada file database .cdb agar bisa digunakan oleh qmail-scanner. Selain file itu, anda juga dapat mengubah file /usr/sbin/qmail-scanner-queue.pl untuk melakukan beberapa penyesuaian dengan sistem anda. Keterangan lengkap mengenai file ini dapat anda tanyakan pada Mbah Google.
Sekarang, yang perlu kita lakukan adalah mengubah jalannya email agar “mampir” terlebih dahulu ke puskesmas untuk periksa virus sebelum diberangkatkan ke penerima email. Secara default, sebelum email dikirimkan ke penerima email itu akan masuk ke daftar antrian. Scanning virus dilakukan tepat sebelum email masuk ke dalam antrian. Pada saat itulah qmail-scanner melakukan tugasnya. Untuk itu, kita harus menyebutkan email dari network mana saja yang harus diperiksa oleh qmail-scanner.
Untuk keperluan itu kita melakukannya dengan memberikan variabel global pada suatu koneksi tertentu, yang mana tugas ini dilakukan oleh TCPSERVER. Variabel yang dibutuhkan adalah QMAILQUEUE. Bila pada awalnya isi /etc/tcp.smtp anda seperti:
127.0.0.1:allow,RELAYCLIENT=”"
192.168.10.:allow,RELAYCLIENT=""
:allow
(dengan asumsi 192.168.10.x adalah network anda) dan anda ingin memeriksa semua email yang masuk dari luar network anda, anda dapat mengubah file itu menjadi:
127.0.0.1:allow,RELAYCLIENT=”"
192.168.10.:allow,RELAYCLIENT=""
:allow,QMAILQUEUE="/usr/sbin/qmail-scanner-queue.pl"
Bila anda ingin memeriksa semua email yang melewati mailserver anda, anda dapat menambahkan QMAILQUEUE=”/usr/sbin/qmail-scanner-queue.pl” pada semua network yang disebutkan. Jangan lupa bahwa anda harus kembali menggenerate database qmail-scanner dengan perintah di bawah.
root:~# /usr/sbin/qmail-scanner-queue.pl -g
6. Aktifasi SMTP Auth
SMTP Auth adalah salah satu cara untuk menjaga agar mailserver anda tidak digunakan secara ilegal oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. Untuk itu, setiap koneksi yang akan mengirimkan email ke luar domain yang disebutkan di /var/qmail/control/rcpthosts harus menyediakan username dan password. Bila username dan password yang disebutkan benar, maka email akan diteruskan kepada penerima, bila tidak maka koneksi akan ditutup. Email yang menuju ke alamat lokal tidak perlu divalidasi terlebih dahulu.
Cara kerja SMTP Auth adalah dengan men-set variabel RELAYCLIENT=”" pada tiap koneksi yang berhasil authentikasi. Dengan adanya variabel itu, maka suatu koneksi dapat mengirimkan email ke mana saja. Karena itu, bila anda ingin semua koneksi dari network 192.168.10. harus login terlebih dahulu, maka anda harus menghilangkan RELAYCLIENT=”" dari file /etc/tcp.smtp sehingga kini file itu berisi:
127.0.0.1:allow,RELAYCLIENT=”"
192.168.10.:allow
:allow,QMAILQUEUE="/usr/sbin/qmail-scanner-queue.pl"
Sekarang anda harus mengubah file /etc/init.d/qmail. Carilah perintah yang menjalankan qmail-smtpd dan ubahlah (beri parameter) hingga menjadi:
/usr/sbin/qmail-smtpd `hostname -f` /usr/bin/checkpassword /bin/true 2>&1 …….(dst)
dan restart qmail. Pastikan juga untuk menjalankan
root:~# chmod 4755 /usr/bin/checkpassword
agar checkpassword dapat melakukan authentikasi dengan baik.
Untuk mencobanya, kita perlu menyediakan satu username dan password yang valid. Misalkan username kita adalah admin@exp1.its.ac.id dan passwordnya adalah rahasia. Kita akan mencoba username dan password itu untuk mengirimkan email ke luar network kita. Sebelumnya anda harus mengencode kedua string di atas dengan algoritma “base64″ yang dapat dibuat dengan script perl kecil seperti di bawah ini. (thx buat mas asfik).
use MIME::Base64;
print ('Username : ');
print encode_base64('admin@exp1.its.ac.id');
print ('Password : ');
print encode_base64('rahasia');
Misalkan nama script di atas adalah pass.pl, maka bila dieksekusi akan seperti ini:
root:~# perl pass.pl
Username : YWRtaW5AZG9tYWlua3UuYml6
Password : cmFoYXNpYQ==
Sekarang kita tinggal mencoba untuk mengirimkan email.
root:~# telnet localhost 25
Trying 127.0.0.1...
Connected to localhost.
Escape character is '^]'.
220 exp1.its.ac.id ESMTP
AUTH LOGIN
334 VXNlcm5hbWU6
YWRtaW5AZG9tYWlua3UuYml6
334 UGFzc3dvcmQ6
cmFoYXNpYQ==
235 ok, go ahead (#2.0.0)
Bila anda mendapat jawaban seperti di atas, maka authentikasi telah berjalan dengan baik. Namun bila anda mendapatkan jawaban 535 authorization failed (#5.7.0) itu berarti anda harus memeriksa kembali apakah ada yang kurang dari proses instalasi anda.
7. Instalasi Webmail (SquirrelMail)
Instalasi SquirrelMail membutuhkan webserver apache, dan php4 yang mendukung IMAP. Anda tinggal mendownload dari http://www.squirrelmail.org dan kemudian mengekstrak pada direktori /var/www dan menjalankan script config.pl yang disertakan untuk mengkonfigurasi webmail anda.
Selain mendownload sendiri, anda juga dapat menginstall squirrelmail dari Debian dengan perintah:
root:~# apt-get install squirrelmail
dan menjalankan script /etc/squirrelmail/conf.pl untuk menyesuaikan setting squirrelmail dengan mailserver yang ada.
-------------------------------------------------------------------------------------
6. Proxy Serverdi Debian
-------------------------------------------------------------------------------------
Di negara yg kita cintai ini, ternyata bandwidth internet masih SANGAT MAHAL harganya, oleh karena itu bandwidth yg kita beli harus dipergunakan se-efektif mungkin. Oleh karena itu kita bisa memanfaatkan proxy server utk mengatasi keterbatasan ini.
Proxy / Cache bekerja dengan cara menyimpan object (mis : halaman-halaman web, hasil download, dll) yang diakses oleh user dalam memorinya (dalam cache-nya), sehingga ketika user berikutnya ingin mengakses halaman web yang sama, proxy tdk lagi mengambilkan halaman web tsb dari internet, tetapi langsung dari cache-nya, hal inilah yang bisa membuat akses internet terasa lebih cepat, karena jalur ke internet tidak secar terus-menerus digunakan untuk mengambil object (halaman-halaman web, hasil download, dll) yang sama
Berikut ini adalah langkah-langkah untuk mensetting squid proxy server pada OS debian.
Install paket squid dari repository terdekat
apt-get install squid
Edit konfigurasi squid, sesuaikan dengan kebutuhan
mcedit /etc/squid/squid.conf
Mengatur port dimana squid binding (berjalan).
http_port 3128
atau utk lebih aman-nya, kita bisa juga definisikan ip address dan portnya sekaligus
http_port 10.2.1.55:3128
Mengatur letak dan ukuran direktori dimana squid menyimpan cache-nya.
cache_dir ufs 100 16 256
keterangan
100 : 100 MB yg dialokasikan utk cachenya squid
16 : direktori tingkat 1 yg digunakan utk penyimpanan cache
256 : direktori tingkat 2 yg digunakan utk penyimpanan cache
Access Control List (ACL) : digunakan untuk memberikan akses (allow/deny) pada squid.
acl lab-crew src 10.2.1.0/24
10.2.1.0/24 : source ip-address LAN yg diperbolehkan mengakses squid
lab-crew : nama dari ACL
Memperbolehkan akses dari lab-crew (10.2.1.0/24)
http_access allow lab-crew
Membuka Port-port yg diperlukan untuk chat (YM = 5050, mirc = 6660-6670) -> port ini sebetulnya tidak mengakses squid dengan cara yang normal sebagaimana yang terjadi apabila kita mengakses http (port 80), melainkan dengan metode CONNECT.
acl PortPenting port 5050 6660-6670
http_access allow CONNECT PortPenting
Menampilkan alamat email dari admin yg bertanggung jawab thd squid proxy-server.
cache_mgr lqman@computer.ee.its.ac.id
Menampilkan hostname dari proxy.
visible_hostname constantine.computer.ee.its.ac.id
hostname anda akan tampak dari sisi user apabila proxy mengalami error / sedang mengakses website secara Indexes
Mempercepat proses restart squid (defaultnya 30 seconds).
shutdown_lifetime 5 seconds
Sumber : computer-style.blogspot.com
Selengkapnya...
Diposting oleh Rahditya Surya Pranata di 08.57 1 komentar
Label: Tugas
Router statis pada Mikrotik
Berikut ini adalah langkah-langkah membuat ruter dengan OS Mikrotik, beserta penjelasan lainnya...
Langkah- lngkahnya...
1. Download dulu disini : http://mikrotik.co.id/download.php , mending pakai yang versi terbarunya kalau tidak salah yang 3.15, tapi mending cari yang versi cracknya, bisa dicari di rumah Paman (google)
2. Bakar file iso tadi ke dalam cd, anda bisa menggunakan aplikasi seperti nero atau aplikasi pembakar lainnya, tapi ingat pada waktu membakar pilih : Burn Image !!, ingat jangan lupa burn image !.
3. Install ke komputer anda, hebatnya mikrotik bisa dipakai di komputer lama n jadul, tidak perlu membutuhkan spesifikasi yang tinggi, dll.... seperti ini gambarnya
Welcome to MikroTik Router Software installation
Move around menu using 'p' and 'n' or arrow keys, select with 'spacebar'.
Select all with 'a', minimum with 'm'. Press 'i' to install locally or 'r' to
install remote router or 'q' to cancel and reboot.
[X] system [ ] isdn [ ] synchronous
[X] ppp [ ] lcd [ ] telephony
[X] dhcp [ ] ntp [ ] ups
[X] advanced-tools [ ] radiolan [ ] web-proxy
[ ] arlan [ ] routerboard [ ] wireless
[ ] gps [X] routing
[ ] hotspot [X] security
Pilih yang ada dalam tanda centang, tapi bisa anda tambahi sesuka kebutuhan lalu lanjutkan proses Instalasi
4. Masuk dengan username : admin, passwordnya langsung tekan Enter, dan anda sudah bisa membuat router dengan ini, untuk mengganti passwordnya mudah saja, ketikkan perintah > password lalu masukkan password lama dan tulis password baru
Langkah selanjutnya adalah konfigurasi Router jadi harap perhatikan dulu, anda membutuhkan 2 LAN card, yang satu berhubungan dengan internet (ether1) dan satu lagi berhubungan dengan LAN (ether2). Dan juga nomor IP yang saya cantumkan adalah yang saya pakai di LAB TKJ di sekolah, bisa diganti sesuai kebutuhan. Tapi sebelumnya semua perangkat seperti kabel, client, bahkan koneksi internet harus dipasang sebelumnya, lakukan pengecekan agar kabel yang kita pakai benar-benar OK, kalau masih salah ya silahkan di kremping lagi >_< "
* Konfigurasi IP
Set IP untuk masing² ethernet card
ip address add address=192.168.10.52/24 interface=ether1
ip address add address=192.168.13.1/24 interface=ether2
Untuk menampilkan hasil perintah di atas ketikkan perintah berikut:
ip address print
lalu coba ping komputer yang ada dalam LAN misal : ping 192.168.13.27
* Menambahkan Routing
ip route add gateway=192.168.10.1
* Konfigurasi DNS
ip dns set primary-dns=208.67.222.222 allow-remote-requests=yes
ip dns set secondary-dns=208.67.220.220 allow-remote-requests=yes
Setelah itu coba tes koneksi dengan ping google.com
* Konfigurasi Network Address Translation / Masquerade
Fungsinya agar komputer yang ada di LAN bisa terkoneksi ke Internet
ip firewall nat add chain=srcnat action=masquerade out-interface=ether1
lalu dari komputer LAN coba ping google.com
Sumber : 1. computer-style.blogspot.com
Selengkapnya...
Diposting oleh Rahditya Surya Pranata di 08.40 0 komentar
Label: Tugas
Membuat Router di Debian
Router adalah sebuah alat jaringan komputer yang mengirimkan paket data melalui sebuah jaringan atau Internet menuju tujuannya, melalui sebuah proses yang dikenal sebagai routing. Proses routing terjadi pada lapisan 3 (Lapisan jaringan seperti Internet Protocol) dari stack protokol tujuh-lapis OSI.
Jenis-jenis router
Secara umum, router dibagi menjadi dua buah jenis, yakni:
* static router (router statis): adalah sebuah router yang memiliki tabel routing statis yang diset secara manual oleh para administrator jaringan.
* dynamic router (router dinamis): adalah sebuah router yang memiliki dab membuat tabel routing dinamis, dengan mendengarkan lalu lintas jaringan dan juga dengan saling berhubungan dengan router lainnya.
*********Untuk konfigurasi router statis pada debian:***********************
.:: Set IP Address eth0 dan eth1.
Pengsian berdasarkan asumsi sebagai berikut;
eth0 terhubung ke jaringan lokal / client internet
eth1 terhubung ke Modem ADSL atau WiFi dengan ip 10.1.1.1
Set eth0 dengan ip 192.168.0.254 dan eth1 10.1.1.2
# vi /etc/network/interfaces
auto eth0
iface eth0 inet static
address 192.168.0.254
netmask 255.255.255.0
broadcast 192.168.1.255
auto eth1
iface eth1 inet static
address 10.1.1.2
netmask 255.255.255.0
broadcast 10.1.1.255
gateway 10.1.1.1
..:: Sekarang saatnya edit Routing Setting :
**Edit file ipv4_forward untuk memForwardkan ip dari 2 eth.
#vi /etc/network/options
ip_forward = yes
spoofprotect = yes
syncookies = no
**Masukkan rule iptables untuk share internet dari eth1 ke eth0.
#iptables -t nat -A POSTROUTING -o eth1 -j MASQUERADE
untuk mempermanenkan rule iptables, jangan lupa menyimpannya.
#iptables-save
Sekian aja ya, setting router sederhana sudah selesai. Ooops, ternyata ada yg tertinggal.
**:: Restart setting network anda.
#/etc/init.d/networking restart
**********Konfigurasi router dinamis dengan OSPF******************
Pertama, kita install quagga :
#apt-get update (jika belum update) atau
#apt-get install quagga (jika belum di insstall)
Kemudian konfigurasi akan berada pada /etc/quagga, dan edit file debian.conf dan daemons.conf.
1. Aktifkan (enable) daemon zebra dulu dan buat file konfigurasi kosong:
zebra=yes
bgpd=no
ospfd=no
ospf6d=no
ripd=no
ripngd=no
isisd=no
buat file kosong dan memberikan password dengan perintah :
#touch /etc/quagga/zebra.conf
#echo “password password” > /etc/quagga/zebra.conf
2. restart quagga dengan perintah : /etc/init.d/quagga restart, cek proses dengan: ps ax pastikan deamon zebra ada.
3. lakukan konfigurasi interface eth0, lo sit dll dengan zebra :
#telnet localhost zebra
masukan password
Perintah konfigurasi quagga mirip dengan perintah konfigurasi Cisco IOS kalau Anda sudah familiar dengan Cisco.
Setelah masuk ke quagga mari kita konfigurasi interface :
1. masuk ke terminal konfigurasi
#ena (enable konfigurasi)
#conf t # kalau lupa pake ? sebagai help-nya.
#hostname meezone(nama hostname)
#password ena passowrd (enable password)
#int eth0
#link-detect (kalau jalan atau nggak koneksi)
# ip addr 192.168.75.1/24 (set alamat ip)
#end
#write
#sh run (untuk melihat konfigurasi)
Baik, Anda sudah bisa mengkonfigurasi interface dengan zebra, jadi mengganti konfigurasi dengan perintah
#ifconfig eth0 192.168.75.1 netmask 255.255.255.0
2. Routing Statis
#conf t
#ip route 10.0.0.0/8 192.168.75.254 ( route ke 10.0.0.0/8 gateway 192.168.75.254
Oke anda bisa melakukan routing statik dengan zebra, mengganti perintah
#route add -net 10.0.0.0/8 gw 192.168.75.254
Selanjutnya karena quagga merupakan routing daemon dengan OSPF, RIP, BGP dll maka saatnya melakukan routing dinamis. Contoh sederhana akan menggunakan OSPF untuk routing pada INHERENT kami. Kami mendapatkan IP address inherent 167.205.132.27/29 (lupa lagi prefik networknya) dan alamat IP publik kami adalah 222.124.204.192/27 (telkom astinet nih). Kemudian local node terdekat adalah ITB mengalokasikan kami pada OSPF area 10.
Konfigurasinya :
1. Nyalakan daemon OSPF /etc/quagga/daemons.conf
zebra=yes
bgpd=no
ospfd=yes
ospf6d=no
ripd=no
ripngd=no
isisd=no
2. konfigurasi ospf
#telnet localhost ospf
set password dan hostname, sama spt di atas
#conf t
#router ospf
#network 167.205.132.0 area 10 (nanti di cek lagi perintahnya)
#redistribute connected (lupa lagi perintahnya)
Sumber : 1.google.com
2.computer-style.blogspot.com
Selengkapnya...
Diposting oleh Rahditya Surya Pranata di 08.09 1 komentar
Label: Tugas
Mikrotik
Minggu, 02 November 2008
Mikrotik..?
MikroTik RouterOS™ adalah sistem operasi dan perangkat lunak yang dapat digunakan untuk menjadikan komputer manjadi router network yang handal, mencakup berbagai fitur yang dibuat untuk ip network dan jaringan wireless, cocok digunakan oleh ISP dan provider hotspot.
Pendahuluan
Kebutuhan akan akses internet dewasa ini sangat tinggi sekali. Baik untuk mencari informasi, artikel, pengetahuan terbaru atau bahkan hanya untuk chating. Pembagian nomor untuk internet atau biasa disebut dalam dunia networking adalah IP Address sudah sangat menipis atau sudah hampir habis.
Satu IP Address perlu sekali berhubungan dengan IP address lainnya yang berbeda class atau subnet, maka diperlukanlah suatu proses system untuk menghubungkan IP Address itu, yaitu routing. Routing akan membuat sebuah rantai jaringan saling terhubung dan bias berkomunikasi dengan baik, dan informasi yang tersedia di satu IP Address akan didapatkan di IP address yang lainnya.
Device atau perangkat yang digunakan untuk proses routing biasa disebut router. Router terdiri dari hardware & software keduanya harus terpasang dengan sejalan atau sinkron supaya bisa bekerja dengan baik. Router bisa kita peroleh dengan cara memakai langsung tanpa harus install system dengan menggunakan router broadband atau kita bisa menggunakan komputer untuk membuat router dengan cara menginstall system operasi atau software untuk membuat router dengan catatan hardware pun mendukung untuk proses routing. Mikrotik adalah salah satu vendor baik hardware dan software yang menyediakan fasilitas untuk membuat router. Salah satunya adalah Mikrotik Router OS, ini adalah Operating system yang khusus digunakan untuk membuat sebuah router dengan cara menginstallnya ke komputer. Fasilitas atau tools yang disediakan dalam Mikrotik Router Os sangat lengkap untuk membangun sebuah router yang handal dan stabil.
Tentang Mikrotik
MikroTikls [dengan trade name MikroTik®] didirikan tahun 1995 bertujuan mengembangkan sistem ISP dengan wireless. MikroTikls saat ini telah mendukung sistem ISP dengan wireless untuk jalur data internet di banyak negara, antara lain Iraq, Kosovo, Sri Lanka, Ghana dan banyak negara lainnya.
Pengalaman dalam melakukan instalasi di Latvia menempa kami dengan kondisi serupa di negara-negara pecahan Uni Soviet dan negara berkembang lainnya. Berbagai pengembangan telah dilakukan hingga saat ini tersedia perangkat lunak sistem operasi router versi 2 yang menjamin kestabilan, kontrol, dan fleksibilitas pada berbagai media antar muka dan sistem routing dengan menggunakan komputer standart sebagai hardware. Perangkat lunak ini mendukung berbagai aplikasi ISP, mulai dari RADIUS modem pool, hingga sirkuit backbone dengan DS3.
MikroTik berlokasi di Riga, ibukota Latvia, dengan 50 orang karyawan. Mikrotik juga menjalankan sebuah ISP kecil, sebagai media percobaan untuk pengembangan routerOR software.
Diposkan oleh Rachmad di 14:03
0 komentar:
Poskan Komentar
Posting Lebih Baru Posting Lama Halaman Muka
Langgan: Poskan Komentar (Atom)
Link Cak MAdz's Blog
1.Download Linux Slackware 2.Fitur Slackware Linux 3.Tentang Linux Slackware 4.Filosofi UNIX 5.Tentang UNIX 6.Tentang Red Hat Linux 7.Linux fedora 8.Tentang Linux Fedora 9.HTTP Server 10.Apa itu EPROM?? 11.Apa itu LTSP??? 12.Pengertian SSH 13.Pengertian Dumb Terminal,Dumb Server dan Dumb Device 14.Mengkonfigurasi DHCP Server 15.Membangun Jaringan Tanpa Hardisk di Linux 16.DHCP Server 17.Apa itu Novell Netware??? 18.Pengertian,Cara Kerja dan Spesifikasi pada LTSP 19.Instalasi Windows 2000 Server,Remote Dekstop dan Terminal Server 20.Pembagian kelas-kelas server pada Win 2000 SERVER 21.INSTALLASI WINDOWS 2000 SERVER 22.CARA PENGHITUNGAN SUBNETTIN 23.Tipe Pengkabelan Pada LAN ( Cross Dan Straight ) 24.Network Interface Card ( NIC ) 25.Sejarah Wireless LAN ( WiFi ) 26.Jaringan Client Server 27.Topologi Peer-to-peer Networ 28.Local Area Network (LAN 29.Cara kerja Router 30.Topologi Jaringan (Bus,Star dan Ring) 31.Pengertian Switch 32.LAN Card 33.Ethernet 34.LAN 35.Processor Intel Centrino duo 36.Cara yang baik dalam Berpresentasi 37.Menginstal Windows XP 38.Kabel UTP 39.Bash Command pada Linux Suse 40.Cara Kerja Mouse 41.Pengertian Kernel 42.Tips Berpresentasi yang Baik 43.OS/2 44. 45.Hasil Presentasi Anak Kelas 1 TKJ 46.Arsitektur Komputer 47.Cara Menginstal Linux SUSE 48.Perintah Dasar Pada Linux Debian 49.Apa itu Linux Debian?? 50.Cara Instalasi Linux Debian 51.Citrix Metaframe 52.NAP Win 2008 Server 53.Sejarah Lahirnya IP versi 6 54.Representasi Alamat IP 55.Tipe-tipe Pengkelasan pada Almat IP 56.Jenis-jenis Alamat pada IP versi 4 57.Perbedaan antara IP ver4 dengan IP ver6 58.Jenis-jenis Alamat IP versi 6 59.Instalasi Mikrotik 60.Apa itu Mikrotik? 61.Mikrotik Router OS
Selengkapnya...
Diposting oleh Rahditya Surya Pranata di 20.02 0 komentar
Label: Tugas
LTSP
Kamis, 30 Oktober 2008
LTSP (LInux Terminal Service Project)
TSP (http://www.ltsp.org/) adalah suatu project yang mengeksplorasi
kemampuan Linux untuk aplikasi diskless XTerminal.
XTerminal merupakan salah satu model thin client yang dapat dibangun dengan
platform Linux. Teknologi yang mirip sistem mainframe ini semakin populer karena
dapat menghemat sumber daya hardware tanpa perlu mengurangi performance.
Platform Linux yang kian berkembang dan memasyarakat telah terbukti
memberikan banyak solusi alternative yang mendorong efisiensi, penghematan
biaya dan kemudahan kerja. Sifatnya yang open telah melahirkan berbagai
kombinasi baru dibidang teknologi informasi dan dapat dimanfaatkan oleh siapa saja
yang mau memanfaatkannya. Jadi anda dapat bayangkan dengan banyak terminal
komputer kita cukup menyediakan satu harddisk.Dengan demikian teknologi Thin
Client, kita dapat mengoptimalkan komputer yang lama tidak kita pakai untuk dapat
digunakan kembali dengan mode GUI.
Ini adalah mekanisme client-server. Client di-boot menggunakan disket /
bootrom yang sudah terpasang kernel Linux. Setelah kernel di-load dalam memory,
ia mulai bekerja untuk mencari server yang memiliki DHCP atau Boot Protocol
(BOOTP). Server yang menangkap permintaan client memeriksa terlebih dahulu
apakah client tersebut sudah terdaftar sebagai komputer yang boleh masuk. Kalau
ya, server me mberikan IP Address kepada client, dan selanjutnya menjalankan
XWindow dimana prosesnya terjadi di server namun hasilnya tampak di client.Dilihat
dari cara ker janya, sistem ini sangat cocok untuk mereka yang memiliki dua
komputer atau lebih. Dengan kata lain sangat banyak institusi yang bisa
memanfaatkan telnologi XTerminal seperti WarNet, perkantoran, penyewaan
komputer, atau bagi mereka yang hanya sekedar mencoba untuk menggunakan
Linux sebagai sistem operasi sehari-hari.
Seperti kita ketahui dalam suatu jaringan jumlah server lebih sedikit
ketimbang client. Sistem XTerminal sendiri bisa dipasang dengan satu server dan
beberapa client, sehingga penggunaannya memberikan berbagai keuntungan
seperti:
- Spesifikasi komputer untuk client sangat minimal.
- Upgrading hardware dan program menjadi lebih mudah karena hanya
terjadi di sebuah komputer server.
Akhirnya dari keseluruhan point diatas diperoleh penghematan biaya serta
waktu yang digunakan untuk instalasi dan perawatan sistem.
Panduan Lengkap Membangun Server Menggunakan Linux SuSE 9.1
Instalasi
Setting Komputer Server
Sebelum memulai mensetting komputer server, terlebih dahulu persiapkan file
RPMS dari ltsp yang dibutuhkan untuk setup pada Linux SuSE 9.1 system server.
File ltsp terdiri dari 3 bagian, yaitu :
Lts_core-1.03-1.i386.rpm
Paket core dari lts, termasuk file sistem root, didalamnya terdapat konfigurasi utility
dan dokumentasi untuk komoputer terminal. Dokumentasi akan terinstall dalam direktori
/usr/doc/lts-1.03. Versi dari dokumentasi ini berupa file html, sgml, postscri
ript dan text.
Linux kernels
Pre-compiled kernel untuk booting tanpa harddisk/diskless dengan melalui lan card
di dalamnya.
X servers
File yang akan dibutuhkan untuk mengkonfigurasi X server video card yang sesuai
dengan komputer yang dipakai.
File DHCP
DHCP atau dynamic host configuration program adalah program yang
mendistribusikan alamat ip pada setiap mesin yang terhubung ke dalam jaringan.
Pemberian alamat ip secara dinamis ini memudahkan jaringan dengan user yang
banyak.
Cara Kerja
Pada saat terminal/client/terminal/client melakukan proses booting, garis besar proses yang dijalankan
adalah:
1. Mencari alamat ip dari dhcp server.
2. Mengambil kernel dari tftp server.
3. Menjalankan sistem file root dari nfs server.
4. Mengambil program X-server ke dalam memory dan mulai menjalankannya.
5. Melakukan hubungan dengan xdm server dan user login ke dalam xdm server.
Dalam contoh kasus diatas, dhcp server, tftp server, nfs server dan xdm server berada dalam satu mesin komputer atau disebut server. Pada saat komputer terminal/client selesai melakukan proses booting dan user login ke dalam server, beberapa program aplikasi akan berjalan didalam server tetapi output / tampilan akan berada pada komputer terminal/client. Ini adalah teori dasar dari x-windows ltsp. Komputer terminal/client hanya berjalan pada linux kernel, Xfree86, Init dan print server daemon untuk melakukan pencetakan ke dalam lokal printer. Karena progaram ini adalah sangat kecil agar dapat dijalankan pada komputer` terminal/client maka kita dapat melakukan penghematan daya listrik dengan memakai power yang rendah dan dapat dijalankan dengan menggunakan komputer 486 16mb untuk ram dengan tampilan x window terminal/client (tanpa harddisk).
Bila kita menggunakan beberapa komputer terminal/client dengan satu server permasalahan yang timbul jika komputer terminal/client akan berjalan, komputer terminal/client akan butuh untuk menulis beberapa files ke dalam server, dan juga komputer terminal/client membutuhkan untuk menghubungkan beberapa sistem file root. Jika mempunyai 50 komputer terminal/client kita membutuhkan 50 bagian direktori yang
harus diexported. Ini adalah salah satu kenyataan dan tantangan yang harus di coba untuk ditangani.
Garis besarnya, tutorial singkat ini akan memberikan contoh konfigurasi file dan program yang dibutuhkan agar komputer terminal/client dapat berjalan pada saat di booting. Beberapa komputer terminal/client mempunyai spesifikasi perangkat keras yang berbeda. Seperti lan card, vga card dan type
Hardware yang Digunakan
Server
Karena semua proses program dijalankan oleh server, maka hardwarenya harus memiliki spesifikasi
processor, harddisk, dan RAM yang disesuaikan dengan besarnya program dan jumlah terminal/client
yang memanggilnya. Ini menjadi sangat relatif. Tapi untuk instalasi ini penulis menggunakan spesifikasi
server sbb : P-IV, RAM 255 MB, VGA TNT 64 MB, Mouse PS/2, Keyboard PS/2, dan Monitor merek
jankrik.
Terminal/Client
Komputer terminal/client penulis menggunakan P-II 233 RAM 32 MB, karena mencari processor 486
agak sulit, sebuah floppy disk ( disket ), monitor merek tak terkenal, keyboard serial dan mouse serial.
Harddisk tidak diperlukan karena semua program terletak di server.
Distribusi Linux & Jaringan
Distribusi Linux yang penulis gunakan adalah : - RedHat 9.0
Hub dan kabel UTP yang siap untuk di gunakan
Selengkapnya...
Diposting oleh Rahditya Surya Pranata di 22.40 0 komentar
Label: Tugas
Setting Router Linux RedHat 9
Setting Router Linux RedHat 9
Berikut adalah skema jaringan yang akan dibangun…………..
|eth0
|
|——-|
| serv |
|—|—|
|
|eth1
|
|
|——————–hub———————-|
| | |
| | |
| | |
|———| |———| |———|
|Client 01| |Client 02| |Client 03|
|———| |———| |———|
Pertama yang harus di lakukan adalah mensetting serv(gateway utama) supaya bisa terhubung ke internet
Sebelum Mensetting :
=[satu]=
Minta IP public ke ISP lengkap dengan netmask,broadcast dan dns nya misalnya :
IP: 202.169.227.45
GATEWAY : 202.169.227.1
Nemast: 255.255.255.192
broadcast : 202.169.227.63
DNS1: 202.168.244.3
DNS2: 202.168.244.4
=[dua]=
Menentukan IP local yang akan kita gunakan buat client
IP: 192.168.0.2 - 192.168.0.254
GATEWAY: 192.168.0.1
NETMASK: 255.255.255.0
BROADCAST: 192.168.0.255
DNS1: 202.168.244.3
DNS2: 202.168.244.4
=[tiga]=
Setting IP serv :
[root@serv root]$ vi /etc/sysconfig/network
untuk mengedit dengan menggunakan editor vi (baca: vi-ai) tekan tombol i atau insert untuk memulai mengedit.
lalu isi dengan :
NETWORKING=yes
HOSTNAME=serv.domain.com
GATEWAY=202.169.227.1
lalu simpan dengan menekan :wq
=[empat]=
Menconfigurasi IP eth0(default)
[root@serv root]$ vi /etc/sysconfig/network-scripts/ifcfg-eth0
untuk mengedit dengan menggunakan editor vi (baca: vi-ai) tekan tombol i atau insert untuk memulai mengedit.
lalu isi dengan :
DEVICE=eth0
BOOTPROTO=static
IPADDR=202.169.227.45
BROADCAST=202.169.227.63
NETMASK=255.255.255.192
ONBOOT=yes
USERCTL=no
lalu simpan dengan menekan :wq
=[lima]=
Setting dns resolve
[root@serv root]$ vi /etc/resolve.conf
untuk mengedit dengan menggunakan editor vi (baca: vi-ai) tekan tombol i atau insert untuk memulai mengedit.
lalu isi dengan nameserver dari isp kita tadi :
nameserver 202.168.244.3
nameserver 202.168.244.4
lalu simpan dengan menekan :wq
=[enam]=
konfigurasi IP eth1
[root@serv root]$ vi /etc/sysconfig/network-scripts/ifcfg-eth1
untuk mengedit dengan menggunakan editor vi (baca: vi-ai) tekan tombol i atau insert untuk memulai mengedit.
lalu isi dengan :
DEVICE=eth1
BOOTPROTO=static
IPADDR=192.168.0.1
BROADCAST=192.168.0.255
NETMASK=255.255.255.0
ONBOOT=yes
USERCTL=no
lalu simpan dengan menekan :wq
=[tujuh]=
Setting ip_forwarding dan masquerading.
[root@serv root]$ vi /etc/rc.d/rc.local
untuk mengedit dengan menggunakan editor vi (baca: vi-ai) tekan tombol i atau insert untuk memulai mengedit.
lalu isi dengan :
echo “1″ > /proc/sys/net/ipv4/ip_forward
/sbin/iptables -t nat -A POSROUTING -s 192.168.0.0/24 [eth0 -j MASQUERADE
=[delapan]=
restart network
[root@serv root]$ service network restart
Shutting down interface eth0: [ OK ]
Shutting down interface eth1: [ OK ]
Shutting down loopback interface: [ OK ]
Disabling IPv4 packet forwarding: [ OK ]
Setting network parameters: [ OK ]
Bringing up loopback interface: [ OK ]
Bringing up interface eth0: [ OK ]
Bringing up interface eth1: [ OK ]
=[sembilan]=
testing dengan ping ke default gateway 202.169.227.1
[root@serv root]$ ping 202.169.227.1
64 bytes from 202.169.227.1 : icmp_seq=1 time=15.4 ms
64 bytes from 202.169.227.1 : icmp_seq=2 time=15.4 ms
64 bytes from 202.169.227.1 : icmp_seq=3 time=15.4 ms
64 bytes from 202.169.227.1 : icmp_seq=4 time=15.4 ms
64 bytes from 202.169.227.1 : icmp_seq=5 time=15.4 ms
64 bytes from 202.169.227.1 : icmp_seq=6 time=15.4 ms
64 bytes from 202.169.227.1 : icmp_seq=7 time=15.4 ms
—– 202.169.227.1 ping statistic —–
6 packets transmites, 6 received, 0% packet loss, time 3049ms
=[sepuluh]=
Testing dengan cara ping ip eth1
[root@serv root]$ ping 192.168.0.1
PING 192.168.0.1 (192.168.0.1) 56(84) bytes of data.
64 bytes from 192.168.0.1: icmp_seq=1 ttl=63 time=0.356 ms
64 bytes from 192.168.0.1: icmp_seq=2 ttl=63 time=0.269 ms
64 bytes from 192.168.0.1: icmp_seq=3 ttl=63 time=0.267 ms
64 bytes from 192.168.0.1: icmp_seq=4 ttl=63 time=0.268 ms
— 192.168.0.1 ping statistics —
4 packets transmitted, 4 received, 0% packet loss, time 2997ms
rtt min/avg/max/mdev = 0.267/0.290/0.356/0.038 ms
=[sebelas]
Tinggal Setting IP computer client dengan ketentuan di bawah ini :
IP: 192.168.0.2 - 192.168.0.254
GATEWAY: 192.168.0.1
NETMASK: 255.255.255.0
BROADCAST: 192.168.0.255
DNS1: 202.168.244.3
DNS2: 202.168.244.4
misal :
Client01
===============================
IP: 192.168.0.2
GATEWAY: 192.168.0.1
NETMASK: 255.255.255.0
BROADCAST: 192.168.0.255
NAMESERVER: 192.168.0.1
Client02
===============================
IP: 192.168.0.3
GATEWAY: 192.168.0.1
NETMASK: 255.255.255.0
BROADCAST: 192.168.0.255
NAMESERVER: 192.168.0.1
dan seterusnya sesuai banyaknya client,yang berubah hanya IP
untuk client windows maka setting IP di bagian Start Menu/Setting/Control Panel/Network
=[duabelas]=
setelah di setting ip client, maka
- ping ke 192.168.0.1 dari client,kalau berhasil berarti client dan router nya sudah tersambung.
- ping ke 202.169.227.45 dari client, kalau berhasil maka fungsi masquerading yang terletak di /etc/rc.d/rc/local telah bekerja dengan baik
namun jika tidak bisa maka Anda harus menjalankan fungsi masquerading yang terletak di /etc/rc.d/rc.local dengan cara :
.- anda bekerja menggunakan router yang anda buat tadi.
.- masuk ke account root
.- jalankan perintah berikut ini, tiap akhir perintah akhiri dengan menekan enter :
[root@serv root]# service network restart
[root@serv root]# /etc/rc.d/rc.local
jika sudah, coba ping ping ke 202.169.227.45 dari client
- selanjutnya ping ke default gateway 202.169.227.1 dari client
- ping ke 202.168.244.3 dari client
- ping ke 202.168.244.4 dari client
kalau semua berhasil maka silakan traktir teman-teman ada untuk makan bersama, karena anda telah selesai membuat router.namun sebelum anda makan-makan, restart router anda apakah bisa bekerja dengan baik atau tidak… sebagai ukuran bekerja
baik tidaknya, setelah Anda restart router tersebut kemudian kalau telah hidup dengan sempurne ping ke 202.168.244.3, kalau mendapatkan jawaban “64 bytes from 202.168.244.3 : icmp_seq=1 time=15.4 ms” silakan ajak teman makan-makan tp kalau jawabannya “request time out” maka silakan anda makan dengan cepat dan kembali bekerja dengan mengecek file /etc/rc.d/rc.local dan IP address dari router…
Selengkapnya...
Diposting oleh Rahditya Surya Pranata di 22.30 0 komentar
Label: Tugas
Router for openSUSE
Membuat Router pada OpenSUSE
Contoh konfigurasi :
IP eth0 : 197.187.87.0/28
IP eth1 : 165.155.121.0/24
Gateway : 197.187.87.1
DNS : 215.155.200.45
215.155.200.46
Mengaktifkan fungsi routing
# echo 1>/proc/sys/net/ipv4/ipforward
Membuat routing dengan target berupa sebuah network
# route add -net 168.155.121.0/24 gw 165.155.121.1
Membuat routing table
# iptables -t nat -A POSTROUTING -s 165.155.121.0/24 -j MASQUERADE
Menyimpan iptables
# iptables-save > /etc/sysconfig/iptables-net
Agar iptables langsung start saat komputer baru hidup,
# mcedit /etc/init.d/network
tambahkan
iptables-restore < /etc/sysconfig/iptables-net
Simpan hasil konfigurasi
Cek dengan melakukan ping dari client, setelah konek atau TTL berarti router yang telah kita buat berhasil.
Selengkapnya...
Diposting oleh Rahditya Surya Pranata di 22.22 0 komentar
Label: Tugas
Subnetting
Konsep Subnetting
Sebenarnya subnetting itu apa dan kenapa harus dilakukan? Pertanyaan ini bisa dijawab dengan analogi sebuah jalan. Jalan bernama Gatot Subroto terdiri dari beberapa rumah bernomor 01-08, dengan rumah nomor 08 adalah rumah Ketua RT yang memiliki tugas mengumumkan informasi apapun kepada seluruh rumah di wilayah Jl. Gatot Subroto.
Image:Subnet1.jpg
Ketika rumah di wilayah itu makin banyak, tentu kemungkinan menimbulkan keruwetan dan kemacetan. Karena itulah kemudian diadakan pengaturan lagi, dibuat gang-gang, rumah yang masuk ke gang diberi nomor rumah baru, masing-masing gang ada Ketua RTnya sendiri-sendiri. Sehingga ini akan memecahkan kemacetan, efiesiensi dan optimalisasi transportasi, serta setiap gang memiliki previledge sendiri-sendiri dalam mengelola wilayahnya. Jadilah gambar wilayah baru seperti di bawah:
Image:Subnet2.jpg
Konsep seperti inilah sebenarnya konsep subnetting itu. Disatu sisi ingin mempermudah pengelolaan, misalnya suatu kantor ingin membagi kerja menjadi 3 divisi dengan masing-masing divisi memiliki 15 komputer (host). Disisi lain juga untuk optimalisasi dan efisiensi kerja jaringan, karena jalur lalu lintas tidak terpusat di satu network besar, tapi terbagi ke beberapa ruas-ruas gang. Yang pertama analogi Jl Gatot Subroto dengan rumah disekitarnya dapat diterapkan untuk jaringan adalah seperti NETWORK ADDRESS (nama jalan) dan HOST ADDRESS (nomer rumah). Sedangkan Ketua RT diperankan oleh BROADCAST ADDRESS (192.168.1.255), yang bertugas mengirimkan message ke semua host yang ada di network tersebut.
Image:Subnet3.jpg
Masih mengikuti analogi jalan diatas, kita terapkan ke subnetting jaringan adalah seperti gambar di bawah. Gang adalah SUBNET, masing-masing subnet memiliki HOST ADDRESS dan BROADCAST ADDRESS.
Image:Subnet4.jpg
Terus apa itu SUBNET MASK? Subnetmask digunakan untuk membaca bagaimana kita membagi jalan dan gang, atau membagi network dan hostnya. Address mana saja yang berfungsi sebagai SUBNET, mana yang HOST dan mana yang BROADCAST. Semua itu bisa kita ketahui dari SUBNET MASKnya. Jl Gatot Subroto tanpa gang yang ditampilkan di awal bisa dipahami sebagai menggunakan SUBNET MASK DEFAULT, atau dengan kata lain bisa disebut juga bahwa Network tersebut tidak memiliki subnet (Jalan tanpa Gang). SUBNET MASK DEFAULT ini untuk masing-masing Class IP Address adalah sbb:
Image:Subnet15.JPG
Class A :
Network id : 0xxx xxxx
Host Id ( 24 bit ) : xxxx xxxx xxxx xxxx xxxx xxxx
Class B :
Network Id : 10xx xxxx xxxx xxxx
Host Id ( 16 bit ) : xxxx xxxx xxxx xxxx
Class C :
Network Id : 110x xxxx xxxx xxxx xxxx xxxx
Host Id ( 8 bit ) : xxxx xxxx
Dengan demikian untuk menentukan class A, B, atau C, cukup dilihat dari angka 8 bit pertama.
Contoh :
10.123.7.15 Class A
190.24.43.20 Class B
202.159.23.10 Class C
Alamat Broadcast
Sebuah Address khusus didefinisikan dalam TCP/IP sebagai alamat BroadCast, yaitu alamat yang dapat dikirim kesemua jaringan sebagai upaya broadcasting.
Broadcasting IP diperlukan untuk :
• Memberikan informasi kepada jaringan, bahwa layanan tertentu exist.
• Mencari informasi dijaringan
Subnet Mask
Setiap jaringan TCP/IP memerlukan nilai subnet yang dikenal sebagai subnet mask atau address mask. Nilai subnet mask memisahkan network id dengan host id.
Dapat dilihat pada tabel dibawah ini :
Image:Subnet5.jpg
Subnet mask diperlukan oleh TCP/IP untuk menentukan, apakah jaringan yang dimaksud adalah jaringan local atau non local. Untuk jaringan non local berarti harus mentransmisi paket data melalui sebuah router. Dengan demikian diperlukan address mask untuk menyaring ( filter ) IP address dan paket data yang keluar masuk jaringan tersebut.
TCP/IP
Sebelum TCP/IP digunakan, tentukan lebih dahulu IP-address dan subnet yang akan digunakan. Jika pada suatu jaringan disertakan dengan IP-address yang berbeda jaringan, maka komputer tersebut tidak dapat berkomunikasi dengan jaringan yang sudah ada. Untuk menghubungkan 2 jaringan yang berbeda inilah dibutuhkan alat bantu yang disebut dengan ROUTER. Router dapat berbentuk mesin Windows NT, UNIX, atau real router seperti CISCO. Router ini mempunyai 2 IP yang berbeda atau lebih, sesuai dengan jaringan yang dihubungkannya. Router pada konfigurasi TCP/IP disebut sebagai GATEWAY, yaitu pintu untuk mencapai jaringan diluar jaringan local.
Static Routing
Proses Routing
Paket data yang akan dikirim dari satu jaringan kejaringan lainnya dilakukan dengan proses ROUTING.
Image:Subnet6.jpg
Routing selain bertugas menyampaikan paket data dari satu jaringan kejaringan lainnya, Routing juga memilih “ jalan terdekat “ untuk mencapai suatu tujuan. Komponen untuk melakukan Routing ini disebut dengan ROUTER.
Image:Subnet7.jpg
Static Routing VS Dynamic Routing
Router yang mempunyai table routing yang dikelola secara manual disebut static router. Table tersebut berisi daftar jaringan yang dapat dicapai oleh router tersebut. Static router dapat mempelajari jaringan yang berada disekelilingnya secara terbatas (bila hanya 2 jaringan ), tapi bila terdapat banyak jaringan, maka administrator harus mengelola table routing tersebut secara cermat. Dynamic routing adalah fungsi dari routing protocol yang berkomunikasi dengan router lainnya untuk dapat saling meremajakan ( update ) table routing yang ada. Dengan demikian, administrator tidak perlu melakukan updating jalur (path). Dynamic routing umumnya digunakan untuk jaringan komputer yang besar dan kompleks. Beberapa protocol yang digunakan dalam dynamic routing antara lain RIP ( routing Information Protokol ) dan OSPF ( Open Shortest path First )
Konfigurasi Static Routing
Pada komputer yang berfungsi sebagai router, dibangun table routing dengan instruksi route. Untuk mendaftarkan jaringan pada table routing diperlukan syntax seperti :
Route add [ jaringan ] mask [ subnet-mask ] [ gateway ]
Route delete [ jaringan ] [ gateway ]
Route change [ jaringan ] [ gateway ]
Route print
Route –f
Penghitungan Subnetting
Penghitungan subnetting bisa dilakukan dengan dua cara, cara binary yang relatif lambat dan cara khusus yang lebih cepat. Pada hakekatnya semua pertanyaan tentang subnetting akan berkisar di empat masalah: Jumlah Subnet, Jumlah Host per Subnet, Blok Subnet, dan Alamat Host- Broadcast.
Penulisan IP address umumnya adalah dengan 192.168.1.2. Namun adakalanya ditulis dengan 192.168.1.2/24, apa ini artinya? Artinya bahwa IP address 192.168.1.2 dengan subnet mask 255.255.255.0.
Lho kok bisa seperti itu? Ya, /24 diambil dari penghitungan bahwa 24 bit subnet mask diselubung dengan binari 1. Atau dengan kata lain, subnet masknya adalah:
11111111.11111111.11111111.00000000 (255.255.255.0).
Konsep ini yang disebut dengan CIDR (Classless Inter-Domain Routing) yang diperkenalkan pertama kali tahun 1992 oleh IEFT.
Pertanyaan berikutnya adalah Subnet Mask berapa saja yang bisa digunakan untuk melakukan subnetting? Ini terjawab dengan tabel di bawah:
Image:Subnet8.jpg
SUBNETTING PADA IP ADDRESS CLASS C
Subnetting seperti apa yang terjadi dengan sebuah NETWORK ADDRESS 192.168.1.0/26 ?
Analisa:
192.168.1.0 berarti kelas C
dengan Subnet Mask /26 berarti 11111111.11111111.11111111.11000000 (255.255.255.192).
Penghitungan:
Seperti sudah disebutkan sebelumnya semua pertanyaan tentang subnetting akan berpusat di 4 hal, jumlah subnet, jumlah host per subnet, blok subnet, alamat host dan broadcast yang valid. Jadi kita selesaikan dengan urutan seperti itu:
Jumlah Subnet = 2^x, dimana x adalah banyaknya binari 1 pada oktet terakhir subnet mask (2 oktet terakhir untuk kelas B, dan 3 oktet terakhir untuk kelas A). Jadi Jumlah Subnet adalah 2^2 = 4 subnet.
Jumlah Host per Subnet = 2^y - 2, dimana y adalah adalah kebalikan dari x yaitu banyaknya binari 0 pada oktet terakhir subnet. Jadi jumlah host per subnet adalah 2^6 - 2 = 62 host.
Blok Subnet = 256 - 192 (nilai oktet terakhir subnet mask) = 64. Subnet berikutnya adalah 64 + 64 = 128, dan 128+64=192. Jadi subnet lengkapnya adalah 0, 64, 128, 192.
Bagaimana dengan alamat host dan broadcast yang valid? Kita langsung buat tabelnya. Sebagai catatan, host pertama adalah 1 angka setelah subnet, dan broadcast adalah 1 angka sebelum subnet berikutnya.
Image:Subnet9.jpg
Kita sudah selesaikan subnetting untuk IP address Class C. Dan kita bisa melanjutkan lagi untuk subnet mask yang lain, dengan konsep dan teknik yang sama. Subnet mask yang bisa digunakan untuk subnetting class C adalah:
Image:Subnet10.jpg
SUBNETTING PADA IP ADDRESS CLASS B
Berikutnya kita akan mencoba melakukan subnetting untuk IP address class B. Pertama, subnet mask yang bisa digunakan untuk subnetting class B adalah:
Image:Subnet11.jpg
kita coba satu soal untuk Class B dengan network address 172.16.0.0/18.
Analisa:
172.16.0.0 berarti kelas B,
dengan Subnet Mask /18 berarti 11111111.11111111.11000000.00000000 (255.255.192.0).
Penghitungan:
Jumlah Subnet = 2^x, dimana x adalah banyaknya binari 1 pada 2 oktet terakhir. Jadi Jumlah Subnet adalah 2^2 = 4 subnet
Jumlah Host per Subnet = 2^y - 2, dimana y adalah adalah kebalikan dari x yaitu banyaknya binari 0 pada 2 oktet terakhir. Jadi jumlah host per subnet adalah 2^14 - 2 = 16.382 host
Blok Subnet = 256 - 192 = 64. Subnet berikutnya adalah 64 + 64 = 128, dan 128+64=192. Jadi subnet lengkapnya adalah 0, 64, 128, 192.
Alamat host dan broadcast yang valid?
Image:Subnet12.jpg
Masih bingung? Ok kita coba satu lagi untuk Class B.Bagaimana dengan network address 172.16.0.0/25.
Analisa:
172.16.0.0 berarti kelas B,
dengan Subnet Mask /25 berarti 11111111.11111111.11111111.10000000 (255.255.255.128).
Penghitungan:
Jumlah Subnet = 2^9 = 512 subnet
Jumlah Host per Subnet = 2^7 - 2 = 126 host
Blok Subnet = 256 - 128 = 128.
Alamat host dan broadcast yang valid?
Image:Subnet13.jpg
SUBNETTING PADA IP ADDRESS CLASS A
Kalau sudah mantab dan paham, kita lanjut ke Class A. Konsepnya semua sama saja. Perbedaannya adalah di OKTET mana kita mainkan blok subnet. Kalau Class C di oktet ke 4 (terakhir), kelas B di Oktet 3 dan 4 (2 oktet terakhir), kalau Class A di oktet 2, 3 dan 4 (3 oktet terakhir). Kemudian subnet mask yang bisa digunakan untuk subnetting class A adalah semua subnet mask dari CIDR /8 sampai /30.
Kita coba latihan untuk network address 10.0.0.0/16.
Analisa:
10.0.0.0 berarti kelas A, dengan Subnet Mask /16
berarti 11111111.11111111.00000000.00000000 (255.255.0.0).
Penghitungan:
Jumlah Subnet = 2^8 = 256 subnet
Jumlah Host per Subnet = 2^16 - 2 = 65534 host
Blok Subnet = 256 - 255 = 1. Jadi subnet lengkapnya: 0,1,2,3,4, etc.
Alamat host dan broadcast yang valid?
Image:Subnet14.JPG
Selengkapnya...
Diposting oleh Rahditya Surya Pranata di 21.26 0 komentar
Label: Tugas
Biar hidup Tenang teruz, teruz tenang...
Jumat, 24 Oktober 2008
10 Sifat n Sikap yg disukai
Ketulusan
Ketulusan menempati peringkat pertama sebagai sifat yang paling disukai oleh semua orang.Ketulusan membuat orang lain merasa aman dan dihargai karena yakin tidak akan dibodohi atau dibohongi. Orang yang tulus selalu mengatakan
kebenaran, tidak suka mengada-ada, pura- pura, mencari-cari alasan atau memutarbalikkan fakta.Prinsipnya “Ya diatas Ya dan Tidak diatas Tidak”.Tentu akan lebih ideal bila ketulusan yang selembut merpati itu diimbangi dengan kecerdikan seekor ular.Dengan begitu, ketulusan tidak menjadi keluguan yang bisa merugikan diri sendiri.
Kerendahan Hati
Berbeda dengan rendah diri yang merupakan kelemahan, kerendah hatian justru mengungkapkan kekuatan.Hanya orang yang kuat jiwanya yang bisa bersikaprendah hati. Ia seperti padi yang semakin berisi semakin menunduk.Orang
yang rendah hati bisa mengakui dan menghargai keunggulan orang lain.Ia bisamembuat orang yang diatasnya merasa oke dan membuat orang yang di bawahny tidak merasa minder.
Kesetiaan
Kesetiaan sudah menjadi barang langka & sangat tinggi harganya. Orang yang setia selalu bisa dipercaya dan diandalkan. Dia selalu menepati janji, punya komitmen yang kuat, rela berkorban dan tidak suka berkhianat.
Positive Thinking
Orang yang bersikap positif (positive thinking) selalu berusaha melihat segala sesuatu dari kacamata positif, bahkan dalam situasi yang buruk sekalipun. Dia lebih suka membicarakan kebaikan daripada keburukan orang lain, lebih suka bicara mengenai harapan daripada keputusasaan, lebih suka mencari solusi daripada frustasi, lebih suka memuji daripada mengecam, dan sebagainya.
Keceriaan
Karena tidak semua orang dikaruniai temperamen ceria, maka keceriaan tidak harus diartikan ekspresi wajah dan tubuh tapi sikap hati. Orang yang ceria adalah orang yang bisa menikmati hidup, tidak suka mengeluh dan selalu
berusaha meraih kegembiraan. Dia bisa mentertawakan situasi, orang lain, juga dirinya sendiri.Dia punya potensi untuk menghibur dan mendorong semangat orang lain
Bertanggung jawab
Orang yang bertanggung jawab akan melaksanakan kewajibannya dengan sungguh-sungguh. Kalau melakukan kesalahan, dia berani mengakuinya.Ketika mengalami kegagalan, dia tidak akan mencari kambing hitam untuk
disalahkan. Bahkan kalau dia merasa kecewa dan sakit hati, dia tidak akan menyalahkan siapapun. Dia menyadari bahwa dirinya sendirilah yang bertanggung jawab atas apapun yang dialami dan dirasakannya.
Percaya Diri
Rasa percaya diri memungkinkan seseorang menerima dirinya sebagaimana adanya, menghargai dirinya dan menghargai orang lain. Orang yang percaya diri mudah menyesuaikan diri dengan lingkungan dan situasi yang baru. Dia tahu apa yang harus dilakukannya dan melakukannya dengan baik.
Kebesaran Jiwa
Kebesaran jiwa dapat dilihat dari kemampuan seseorang memaafkan orang lain.Orang yang berjiwa besar tidak membiarkan dirinya dikuasai oleh rasa benci dan permusuhan. Ketika menghadapi masa- masa sukar dia tetap tegar, tidak membiarkan dirinya hanyut dalam kesedihan dan keputusasaan.
Easy Going
Orang yang easy going menganggap hidup ini ringan. Dia tidak suka membesar-besarkan masalah kecil. Bahkan berusaha mengecilkan masalah-masalah besar. Dia tidak suka mengungkit masa lalu dan tidak mau khawatir dengan masa depan. Dia tidak mau pusing dan stress dengan masalah-masalah yang berada di luar kontrolnya.
Empati
Empati adalah sifat yang sangat mengagumkan. Orang yang berempati bukan saja pendengar yang baik tapi juga bisa menempatkan diri pada posisi orang lain.Ketika terjadi konflik dia selalu mencari jalan keluar terbaik bagi kedua belah pihak, tidak suka memaksakan pendapat dan kehendaknya sendiri. Dia selalu berusaha memahami dan mengerti orang lain.
Selengkapnya...
Diposting oleh Rahditya Surya Pranata di 10.49 0 komentar
Label: Motivasi
Terkadang Hidup terasa sangat sulit...
Dengan Beribu masalah yang kita alami..
padahal sesungguhnya, dari beribu masa
Ada seseorang saat melamar kerja, memungut sampah kertas di lantai ke dalam tong sampah, dan hal itu terlihat oleh peng-interview, dan dia mendapatkan pekerjaan tersebut.
Ternyata untuk memperoleh penghargaan sangat mudah, cukup memelihara kebiasaan yang baik.
Ada seorang anak menjadi murid di toko sepeda. Suatu saat ada seseorang yang mengantarkan sepeda rusak untuk diperbaiki di toko tsb. Selain memperbaiki sepeda tsb, si anak ini juga membersihkan sepeda hingga bersih mengkilap. Murid-murid lain menertawakan perbuatannya. Keesokan hari setelah sang empunya sepeda mengambil sepedanya, si adik kecil ditarik/diambil kerja di tempatnya.
Ternyata untuk menjadi orang yang berhasil sangat mudah, cukup punya inisiatif sedikit saja
Seorang anak berkata kepada ibunya: “Ibu hari ini sangat cantik.
Ibu menjawab: “Mengapa?
Anak menjawab: “Karena hari ini ibu sama sekali tidak marah-marah.
Ternyata untuk memiliki kecantikan sangatlah mudah, hanya perlu tidak marah-marah.
Seorang petani menyuruh anaknya setiap hari bekerja giat di sawah.
Temannya berkata: “Tidak perlu menyuruh anakmu bekerja keras, Tanamanmu tetap akan tumbuh dengan subur.
Petani menjawab: “Aku bukan sedang memupuk tanamanku, tapi aku sedang membina anakku.
Ternyata membina seorang anak sangat mudah, cukup membiarkan dia rajin bekerja.
Seorang pelatih bola berkata kepada muridnya: “Jika sebuah bola jatuh ke dalam rerumputan, bagaimana cara mencarinya?
Ada yang menjawab: “Cari mulai dari bagian tengah.” Ada pula yang menjawab: “Cari di rerumputan yang cekung ke dalam.” Dan ada yang menjawab: “Cari di rumput yang paling tinggi. Pelatih memberikan jawaban yang paling tepat: “Setapak demi setapak cari dari ujung rumput sebelah sini hingga ke rumput sebelah sana .
Ternyata jalan menuju keberhasilan sangat gampang, cukup melakukan segala sesuatunya setahap demi setahap secara berurutan, jangan meloncat-loncat.
Katak yang tinggal di sawah berkata kepada katak yang tinggal di pinggir jalan: “Tempatmu terlalu berbahaya, tinggallah denganku.”
Katak di pinggir jalan menjawab: “Aku sudah terbiasa, malas untuk pindah.”
Beberapa hari kemudian katak “sawah” menjenguk katak “pinggir jalan” dan menemukan bahwa si katak sudah mati dilindas mobil yang lewat.
Ternyata sangat mudah menggenggam nasib kita sendiri, cukup hindari kemalasan saja.
Ada segerombolan orang yang berjalan di padang pasir, semua berjalan dengan berat, sangat menderita, hanya satu orang yang berjalan dengan gembira. Ada yang bertanya: “Mengapa engkau begitu santai?”
Dia menjawab sambil tertawa: “Karena barang bawaan saya sedikit.”
Ternyata sangat mudah untuk memperoleh kegembiraan, cukup tidak serakah dan memiliki secukupnya saja
Selengkapnya...
Diposting oleh Rahditya Surya Pranata di 10.14 0 komentar
Label: Motivasi
Embun Motivasi
Life is Easy... If you know that..
Terkadang Hidup terasa sangat sulit...
Dengan Beribu masalah yang kita alami..
padahal sesungguhnya, dari beribu masalah itu..
terdapat bejuta-juta jalan keluar...
hal ini yang sering kita tidak ketahui..
Ada seseorang saat melamar kerja, memungut sampah kertas di lantai ke dalam tong sampah, dan hal itu terlihat oleh peng-interview, dan dia mendapatkan pekerjaan tersebut.
Ternyata untuk memperoleh penghargaan sangat mudah, cukup memelihara kebiasaan yang baik.
Ada seorang anak menjadi murid di toko sepeda. Suatu saat ada seseorang yang mengantarkan sepeda rusak untuk diperbaiki di toko tsb. Selain memperbaiki sepeda tsb, si anak ini juga membersihkan sepeda hingga bersih mengkilap. Murid-murid lain menertawakan perbuatannya. Keesokan hari setelah sang empunya sepeda mengambil sepedanya, si adik kecil ditarik/diambil kerja di tempatnya.
Ternyata untuk menjadi orang yang berhasil sangat mudah, cukup punya inisiatif sedikit saja
Seorang anak berkata kepada ibunya: “Ibu hari ini sangat cantik.
Ibu menjawab: “Mengapa?
Anak menjawab: “Karena hari ini ibu sama sekali tidak marah-marah.
Ternyata untuk memiliki kecantikan sangatlah mudah, hanya perlu tidak marah-marah.
Seorang petani menyuruh anaknya setiap hari bekerja giat di sawah.
Temannya berkata: “Tidak perlu menyuruh anakmu bekerja keras, Tanamanmu tetap akan tumbuh dengan subur.
Petani menjawab: “Aku bukan sedang memupuk tanamanku, tapi aku sedang membina anakku.
Ternyata membina seorang anak sangat mudah, cukup membiarkan dia rajin bekerja.
Seorang pelatih bola berkata kepada muridnya: “Jika sebuah bola jatuh ke dalam rerumputan, bagaimana cara mencarinya?
Ada yang menjawab: “Cari mulai dari bagian tengah.” Ada pula yang menjawab: “Cari di rerumputan yang cekung ke dalam.” Dan ada yang menjawab: “Cari di rumput yang paling tinggi. Pelatih memberikan jawaban yang paling tepat: “Setapak demi setapak cari dari ujung rumput sebelah sini hingga ke rumput sebelah sana .
Ternyata jalan menuju keberhasilan sangat gampang, cukup melakukan segala sesuatunya setahap demi setahap secara berurutan, jangan meloncat-loncat.
Katak yang tinggal di sawah berkata kepada katak yang tinggal di pinggir jalan: “Tempatmu terlalu berbahaya, tinggallah denganku.”
Katak di pinggir jalan menjawab: “Aku sudah terbiasa, malas untuk pindah.”
Beberapa hari kemudian katak “sawah” menjenguk katak “pinggir jalan” dan menemukan bahwa si katak sudah mati dilindas mobil yang lewat.
Ternyata sangat mudah menggenggam nasib kita sendiri, cukup hindari kemalasan saja.
Ada segerombolan orang yang berjalan di padang pasir, semua berjalan dengan berat, sangat menderita, hanya satu orang yang berjalan dengan gembira. Ada yang bertanya: “Mengapa engkau begitu santai?”
Dia menjawab sambil tertawa: “Karena barang bawaan saya sedikit.”
Ternyata sangat mudah untuk memperoleh kegembiraan, cukup tidak serakah dan memiliki secukupnya saja
Selengkapnya...
Diposting oleh Rahditya Surya Pranata di 10.14 0 komentar
Label: Motivasi
Minggu, 15 Juni 2008

Local Area Network ( LAN )
Adalah jaringan yang terdapat dalam sebuah gedung / kantor.
·Digunakan untuk menghubungkan beberapa komputer yang terdapat didalam gedung / kantor.
·Jaringan LAN disebut dengan jaringan local.
·File server untuk memberikan layanan perangkat lunak mengatur jaringan dan untuk menyimpan data.
·Topologi yang digunakan untuk jaringan LAN adalah topologi ring dan topologi bus.
Metropolitan Area Networking ( MAN )
Adalah jaringan yang menghubungkan komputer yang ada di gedung yang brdekatan / masih dalam kota atau provinsi.
·Jaringan ini juga sering disebut dengan intranet.
.Software dan hardware yang digunakan sangat spesifik.
Wide Area Networking ( WAN )
·Adalah jaringan yang mencakup area sangat luas, Negara / benua.
·Jaringan ini menggunakan satelit bawah laut.
·Kecepatan transfer data adalah 64 kbps.
.Dalam jaringan ini terdapat satu pusat komputer yang disebut dengan host.
Internet
Adalah jarimgan computer yang mencakup satu dunia.
·Jaringan internet ini menggunakan kabel serat optic untuk menghubungkan antara benua yang satu dengan benua yang lain, kabek tersebut dibangun didasar laut.
·Internet sebagai sumber informasi.
Selengkapnya...
Diposting oleh Rahditya Surya Pranata di 15.47 0 komentar
Label: Tugas
Pemasangan Internet Pada PC...
Berikut ini penjelasan tentang cara pemasangan internet pada PC....
1. Pasangkan CARD LAN pada Slot PCI/ICA
2. Lihat apakah LAN CARD sudah terdeteksi pada PC dengan cara
my computer->Propertise->Hardware->Device Manager
3. Pasangkan kabel UTP pada LAN CARD
4. Cek pada Command Prompt untuk mengetahui apakah sudah terkoneksi
ke internet dengan
cara : RUN-> Ketik cmd, enter-> Ketik ipconfig, enter-> Ketik
ping 10.0.0.1/ping
192.168.10.1
5. selesai
catatan:
apabila setelah kabel UTP masuk pada lan card tetapi internet tidak jalan
silakan anda melihat comtrol panel => networ connetion ->klik kanan ->
status => supprot -> repair
Selengkapnya...
Diposting oleh Rahditya Surya Pranata di 15.20 0 komentar
Label: Tugas
Instalasi Linux Debian...
Berikut adalah sedikit penjelasan tentang cara instalasi linux debian...
1. Booting dari CD
2. Pada menu inputan pilihan jenis linux, ketikkan linux26
3. Pilihan bahasa ��> american english
4. Pilihan negara ��> other�> asia �> indonesia
5. Pilihan keyboard ��> american english
6. Automatic detect hardware,network(dhcp)
7. Masukkan hostname
8. Masukkan domain name �> eepis-its.edu
9. Metode partisi �-> pakai entire disk
10. Skema partisi �-> all files in one partition
11. Finish partisi dan write changes to disk ��> pilih yes
12. Instaling debian base system
13. Install GRUB boot loader ��> pilih yes
14. Setelah instaling compled,ambil CD install ��> pilih continue
15. Komputer akan booting ulang
16. Anda akan lihat� Welcome to your new Debian System!��� pilih OK
17. Konfigurasi waktu ���> pilih no
18. Pilih asia/ Jakarta ( java & sumatra )
19. Konfigurasi password
root password
re-enter password
nama user / full name
nama user account
user password
re-enter password
20. Konfigurasi apt ��>
Masukkan CD DEBIAN dan pilih CDROM
CD-ROM device file ��>/dev/cdrom��>pilih OK
Tungggu beberapa saat
Muncul scan untuk CD Debian Yang lain ���>pilih no
Muncul pilihan tentang informasi HTTP proxy ���> kita kosongi �>OK
Pada waktu connect security.debian.org, kita CTRL-C untuk cancel
Muncul peringatan untuk access security �-> OK
21. Debian Software Debian Selection
Pilihan untuk memilih Paket yang akan diinstall (biarkan kosong) ��>ok
22. Selanjutnya pada anda akan diminta untuk mengkonfigurasi EXIM:
Configuring Exim v4 (exim4- Config) general typre of mail configuration
�>no configuration at this time �-> ok
Menu konfirmasi untuk Exim v4 ��>pilih yes
Menu untuk mempertanyakan tujuan mail (root and post mail recipent)
�>ketik sesuai dengan user��>OK
Tunggu untuk reloding exim4 configuration files
23. Anda akan menemui menu Debian base System configuration
(Thank you for choosing debian ) �>OK
24. Kemudian masuk pada login �> ketik root dan masukkan password untuk root
Selengkapnya...
Diposting oleh Rahditya Surya Pranata di 15.01 0 komentar
Label: Tugas
